Warga Banten Yang Meninggal Saat Isoman Bertambah Jadi 70 Orang

oleh -139 Dilihat
oleh

Serang, – Warga Banten yang terpapar COVID-19 meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing bertambah menjadi sebanyak 70 orang selama pemberlakuan pembatasan kegiatan sosial (PPKM) Darurat.

Diketahui, pekan lalu pasien yang meninggal di rumah sebanyak 47 orang.”Yang meninggal saat isolasi di rumah dari mulai PPKM darurat sampai PPKM level empat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti saat dikonfirmasi, Minggu (1/8/2021).

Baca Juga:  Ini Dasar Aturan Penerapan PPKM Level III Saat Libur Natura

Ati mengatakan, dari total jumlah 22.194 kasus aktif di Banten mayoritas pasien COVID-19 menjalani isoman di rumah masing-masing karena mereka masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG).

“Mungkin ada yang takut (ke rumah sakit) tapi dari hasil capaian antigen ini kebnayakan orang positif tanpa gejala,” katanya.

Mereka yang sedang menjalani isoman di rumah dilakukan pemantauan oleh pihak puskesmas dan mendapat bantuan obat-obatan dari pemerintah pusat. Meski, bantuan obat dari pusat belum mencukupi untuk menjangkau seluruh pasien OTG di Banten.

Baca Juga:  Varietas Migo Sukses, Kabupaten Serang Bersiap Jadi Sentra Kedelai

“Maka kemarin Pak Gubernur memerintahkan untuk pemprov mensuport kekurangan dari obat-obatan yang diberikan pemerintah pusat,” katanya.

Disampaikan Ati, meski kasus aktif di Banten cukup lumayan tinggi sebanyak 22 ribu kasus, namun untuk tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit turun menjadi 80 persen yang sebelumnya menyentuh angka 90 persen lebih.

Baca Juga:  Penyaluran Bansos di Banten Dinilai Masih Carut Marut

“Jadi kebanyakan mereka OTG tanpa perlu ke rumah sakit,” katanya.(war)