Potensi Banjir Bandang di Banten, Begini Kata Gubernur Banten

oleh -6 Dilihat
oleh

Serang, – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi hujan lebat dan cuaca ektrem dalam dua hari kedepan. Cuaca buruk ini berpotensi akan menimbulkan bencana banjir bandang di sejumlah wilayah tak terkecuali Provinsi Banten.

Dalam mengantisipasi hal tersebut, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, memanggil BPBD dan BMKG untuk memetakan wilayah mana yang berpotensi terjadi bencana banjir dan longsor. Namun dirinya membantah Banten masuk wilayah yang berpotensi terjadi banjir bandang.

“Banjir bandang kalau dalam daftar (Banten) gak termasuk yang ada Jawa dan kalimantan, BMKG saya sudah undang tidak ada banjir bandang,” kata Wahidin kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Dikatakan Wahidin, berdasarkan informasi yang disampaikan BMKG ada dua daerah yang berpotensi hujan lebat di Banten dengan intensitas hujan antara 100-130 mm yakni daerah Tangerang Raya dan Kabupaten Lebak.

“Itu berpotensi terjadi longsor di daerah yang potensi longsor. BMKG sudah kerjasama dengan BPBD menyiapkan alarm tsunami,” katanya.

Sementara, untuk mengantisipasi terjadi banjir susulan di wilayah Tangerang Raya, pihaknya akan melakukan normalisasi sungai dan danau. Kemudian untuk jangka panjang akan membuat kanal banjir yang baru di wilayah timur dan barat.

“Kalau kita lihat kali Angke memang tidak ada normalisasi gak pernah dilebarin. Ini salah satu tugas pemprov dan pusat untuk kerjasama agar air bisa lancar,” katanya.

Wahidin menyebut, bencana banjir yang menerjang wilayah Tangerang Raya akibat pompanisasi yang tidak berjalan sebab air sungai yang menjadi pembuangan meluap ke permukiman dan air dari permukiman warga tidak bisa dibuang ke sungai.

“Saya siapin pompa tapi gak berfungsi. Saya perintahkan PU karena ada 63 danau di Banten agar jadi resapan dan penampungan air,” katanya.(Anwar/Red)