Vokalis Jamrud Krisyanto Mantap Maju Pilkada Pandeglang Jalur Independen

Vokalis Jamrud Krisyanto Mantap Maju Pilkada Pandeglang Jalur Independen

PANDEGLANG, PILARBANTEN.COM – Vokalis Jamrud Krisyanto mengaku telah memiliki syarat dukungan cukup untuk maju sebagai calon Bupati Pandeglang 2020. Krisyanto yang menggandeng seorang guru seni Hendra Pranova mengklaim telah mengumpulkan sebanyak 120 ribu lebih KTP.

Sebanyak 120 KTP yang telah dikumpulkan oleh kedua seniman ini sudah melebihi jumlah syarat dukungan yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 69.808 KTP bagi calon perseorangan yang akan maju di Pilkada Pandeglang 2020.
“120 ribu KTP sudah dikumpulkan dua kali lipat dari syarat dukungan di KPU sekarang sedang input silon ke KPU,” kata Hendra bakal calon wakil Bupati Pandeglang yang mendampingi Krisyanto saat dikonfirmasi, Jumat (27/12/2019).
Meski sudah mengantongi tiket untuk maju sebagai calon Bupati Pandeglang, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan menggalang dukungan ke masyarakat terutama di wilayah selatan Pandeglang yang menjadi basis suara Krisyanto.
“Kita terus sosialisasi terutama ke wilayah selatan. Kita basisnya di kecamatan Cibaliung, Cimanggu, Majasari dan Pandeglang. Khususnya di wilayah Pandeglang Selatan,” katanya.
Pasangan Krisyanto-Hendera akan menyerahkan syarat dukungan maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Pandeglang jalur perseorangan pada 19 Februari 2020 sesuai waktu yang telah ditentukan KPU.
Hendera menegaskan, pihaknya akan tetap maju jalur independen meski jika ada parpol yang siap mengusung kedua pasangan yang kerap disebut perwakilan anak muda Pandeglang.
“Ada beberapa partai komunikasi. Kalau partai bersedia mengusung kita tetap akan di independen kalau ada parpol mendukung ya sifatnya koalisi nanti,” katanya.
Hendera mengaku optimis bisa menang di Pilkada Pandeglang 2020 meski melawan petahana Irna Narulita yang diprediksi akan memborong dukungan parpol di Pandeglang.
Untuk diketahui, Bupati Pandeglang Irna Narulita telah menyatakan akan maju kembali pada Pilkada 2020 mendatang.
“Kalau itu sudah kita pikirkan dari awal karena lawan kita itu dari incumben yah secara personal kita tidak masalah dengan dinasti karena itu hak. Mereka memiliki kekuatan besar basisnya besar tapi kita tetap ikhtiar masih ada bagian masyarakat ingin ada peribahan,” katanya. (Anwar/Teguh)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: