Tukar Guling, Huntap Korban Banjir Lebak Akan Dibangun di Kawasan TNGHS

Lebak, Pilarbanten.com- Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten yang semula terkendala persoalan lahan kini sudah menemui titik terang.

Huntap akan dibangun di lahan Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang merupakan lahan hak guna usaha (HGU) di wilayah Lebak Gedong, Kabupaten Lebak dengan mekanisme ruislag atau tukar guling dengan tanah milik masyarakat.

“Rencana relokasi huntap ini kan di TNGHS, nah kemarin ada solusi ketika rapat dengan Kementerian Maritim bahwa melalui mekanisme ruislag karena negara tidak mungkin membeli kepada hak milik negara lagi kan,” kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat dikonfirmasi, Jumat (20/11/2020).

Dia menjelaskan, tanah milik negara di kawasan TNGHS yang ada di wilayah Lebak Gedong akan ditukar guling dengan sejumlah luasan tanah yang dimiliki para korban banjir bandang dan longsor yang akan menetap di huntap dengan sertifikat yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tertera keterangan tidak boleh diperjualbelikan. Lokasi huntap ini direncanakan akan dijadikan kampung agraria.

“Ada beberapa HGU yang memang habis yang nanti akan difokuskan untuk tadi itu (pembangunan huntap). Ini menjadi tanah ruislag yang akan kita gunakan untuk huntap,” katanya.

Kampung agraria untuk para korban banjir bandang itu akan dibangun diatas lahan seluas 10 hektar dengan sistem ruislag termasuk pembangunan fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah. Kini pihaknya sedang melakukan pendataan dan mengukur luas tanah masing-masing warga yang akan menetap di huntap.

“Paling maksimal di Januari bisa terealisasi yah,” tutur ketua DPD Demokrat Banten tersebut.

Kemudian, Pemerintah Kabupaten Lebak tengah melakukan pengecekan lokasi huntap apakah cocok dijadikan untuk hunian masyarakat dengan mempertimbangkan aspek keselamatan. “Disortir dulu tanahnya tahan gempa atau enggak,” katanya.

Untuk diketahui, sebanyak 115 Kepala Keluarga (KK) korban banjir bandang dan longsor awal tahun itu masih tinggal di hunian sementara di daerah perbukitan Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong terbuat dari bambu, beratapkan dan bertembok terpal.

Tempat yang sempit dan serba kekurangan air bersih itu membuat mereka terancam terserang berbagai penyakit.(War/Red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: