Libur Panjang, Volume Penyebrangan di Pelabuhan Merak Naik 6 Persen

Libur Panjang, Volume Penyebrangan di Pelabuhan Merak Naik 6 Persen

Cilegon, Pilabanten.com – PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi volume penyebrangan di pelabuhan Merak-Bakauheni mengalami kenaikan sebesar 6 persen dibanding hari-hari biasa di masa pandemik COVID-19.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak, Hasan Lessy mengatakan, kendati demikian kenaikan tidak akan begitu besar saat libur panjang akhir Oktober ini. Karena prediksinya masih jauh dari kapasitas penumpang di dalam kapal.

Hasan menyampaikan, hingga saat ini jumlah penumpang dan kendaraan yang menyebrang dari Pelabuhan Merak-Bakauheni baru menyentuh 50 persen dari kondisi normal sebelum pandemik. Dimana jumlah penumpang mencapai sebanyak 900 orang dan kendaraan sebanyak 2.000 unit.

“Jumlah penumpang 50 persen dari hari biasanya (sebelum pandemik). Sementara untuk kenaikan saat libur panjang ini hanya 6 persen,”kata Hasan saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2020).

Meski tidak signifikan, namun pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan penumpang mengingat libur panjang sampai lima hari. Lanjutnya, yang terpenting dalam antisipasi libur panjang ini adalah datangnya penumpang menyeberang secara bersamaan.

Secara prediksi, puncak lonjakan penumpang saat libur panjang ini akan terjadi selama dua hari, malam ini hingga besok, Rabu 28 Oktober 2020.

Ia menerangkan, penumpang biasa menyeberang satu hari sebelum libur panjang atau di cuti bersama ini karena langsung berangkat seusai pulang kerja. Penumpang juga memilih sehari sebelumnya karena benar-benar ingin memanfaatkan libur saat tiba di kampung halaman. Selain itu, ada juga penumpang yang memilih menyeberang di saat hari libur.

“Namun kenyataannya di beberapa libur panjang itu, dari pertama libur itu biasanya (puncak penumpang) satu hari berikutnya. Tapi tidak setinggi di malam ini,”katanya.

Dia menuturkan, dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang pihak akan mengoptimalkan pengoperasian 29-30 kapal. Begitu juga mengoperasikan 7 dermaga yang ada. Meski memang saat ini dermaga 5 belum beroperasi maksimal, namun saat libur nanti akan dioperasikan secara terbatas.

Selain dua pelayanan itu, kata dia, yang sangat perlu diantisipasi adalah pengaruh cuaca pada penyeberangan. Karena menurutnya belakangan cuaca tidak bersahabat.

“Kita cuman berdoa, berharap selama proses libur pajang ini cuaca bersahabat,” katanya. (War/Red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: