Pilar Banten
KPU Tetapkan DPT Pilkada Pandeglang Sebanyak 904.782 Pemilih

KPU Tetapkan DPT Pilkada Pandeglang Sebanyak 904.782 Pemilih

Serang Pilarbanten.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Daftar Pemilihan Tetap (DPT) pada pemilihan bupati dan wakil bupati Pandeglang tahun 2020 sebanyak 904.782 pemilih.

Hal tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) pada Rapat Pleno DPT, Kamis (15/10/2020) kemarin.

Ketua Divisi Data dan Informasi (Datin) KPU Pandeglang Munawar mengatakan, dari DPT sebanyak 904.782 pemilih tersebut terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 465.051 orang dan pemilih perempuan sebanyak 439.731 orang. Data DPT tersebut tersebar di 35 kecamatan, 339 desa / kelurahan dan 2.243 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Memang jumlah DPT ini ada kenaikan dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang kita tetapkan beberapa waktu yang lalu sebanyak 898.189 pemilih, yang terdiri dari 436.794 pemilih perempuan dan sisanya sebanyak 461.395 adalah pemilih laki-laki,” kata Munawar saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2020).

Mekanisme penentuan DPT adalah DPS ditambah pemilih baru, dikurangi pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS). Kemudian, KPU pun telah melakukan uji publik DPS dengan ditempel di setiap kantor desa/kelurahan dan lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Proses sinkronisasi dan penyandingan menuju DPT telah kita lakukan secara berjenjang dari bawah yang berkoordinasi dengan pengawas dibawah sesuai tingkatannya,” katanya.

Kendati telah ditetapkan, disampaikan Munawar, data pemilih memang fluktuatif, tetapi semaksimal mungkin KPU data tersebut mutakhir dan akurat. Namun, jika misalnya masih ada warga yang belum masuk ke dalam DPT mereka tetap bisa memiliki hak suara dengan cukup menunjukan KTP elektronik pada saat pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang sebagai pemilih tambahan.

“Ia memiliki administrasi kependudukan berupa e-KTP atau surat keterangan (Suket) dari Disdukcapil Pandeglang, warga tersebut bisa menyuarakan hak pilihnya sesuai ketentuan dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,” katanya.(War/Red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: