Pilar Banten
Jadi Tuan Rumah Musabaqah MTQ, Tangsel Siap Pertahankan Gelar Juara

Jadi Tuan Rumah Musabaqah MTQ, Tangsel Siap Pertahankan Gelar Juara

Tangerang Selatan, Pilar Banten.com – Pemkot Tangsel terus melakukan persiapan perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVII tingkat Provinsi Banten yang akan digelar pada 23 Maret hingga 27 Maret 2020.

Sejumlah rangkaian acara telah disusun dan disiapkan panitia. Selain persiapan tempat dan agenda acara, Kota Tangsel yang ditunjuk sebagai tuan rumah juga siap untuk mempertahankan gelar juara umum yang telah lima kali diraih secara berturut-turut dalam perhelatan yang sama.

Kota Tangsel terakhir menjadi juara umum MTQ tingkat Provinsi Banten pada 2019 silam.

“Dalam even tahunan ini, kami siap mempertahankan gelar juara yang beberapa kali telah diraih kafilah Kota Tangsel,” kata Ketua Panitia MTQ XVII tingkat Provinsi Banten Rahmat Salam yang juga menjabat Asda I Pemkot Tangsel ini.

Rahmat mengungkapkan bahwa seluruh persiapan sudah memadai dan sosialisasi sudah dilakukan. Mulai dari lokasi penetapn pembukaan hingga puncak acara MTQ.

“Berbagai fasilitas pendukung sudah memadai. Lokasi yang straregis, transportasi juga cukup baik. Kota Tangsel memiliki sarana penginapan yang mampu menampung ribuan tamu dan kafilah se Banten, mulai dari hotel hingga stayhome,” paparnya.

Dirinya mengemukakan Tangsel sudah sering membuat even nasional dan internasional. “Pemkot Tangsel dan pihak terkait sudah menyiapkan fasilitas pendukung sejak tahun lalu,” kata Rahmat.

Dalam perhelatan MTQ XVII kali ini, sambung Rahmat, Tangsel ingin membuktikan diri sebagai kota yang cerdas, modern, dan relijius.

Pada even ini, para panitia telah memutuskan tidak ada parade yang menampilkan atribut pemerintahan seperti yang biasa dilakukan tahun sebelumnya.

“Even-even budaya dan keagamaan tengah dikemas secara rapi dan menarik sebagai paket wisata lantaran Tangsel memang kota relijius,” tandasnya.

Perhelatan MTQ XVII, rencananya digelar pawai ta’aruf dengan budaya relijius seperti paduan suara Gita Bahana Nusantara, rampak bedug, defile kafilah, persembahan musik-musik qasidah, hadlroh dan palang pintu bernuansa alami dari 7 kecamatan di Tangsel.

Dalam rangkaian perhelatan MTQ yang digelar selama lima hari ini, cabang yang diperlombakan meliputi murattal dan disabilitas, netra, tilawah anak-anak dan remaja, murattal sab’ah remaja dan dewasa, tahfizh 1 dan 5 juz disertai tilawah, tahfizh 10 dan 20 juz, tahfizh 30 juz dan tafsir bahas Arab, tafsir bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, MQK ulya, fahmil Quran, khottil Quran/kaligrafi serta MMQ.

Pada penilaian MTQ kali ini akan berbasis IT secara langsung seperti yang dilaksanakan MTQ di tingkat nasional sesuai dengan visi misi Wali Kota Tangsel. MTQ tingkat provinsi ini merupakan yang kali pertama menggunakan penilaian berbasis IT. (Advetorial Diskomunfo Tangsel)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: