Pilar Banten
  • August 12, 2020
  • Last Update Aug 12, 2020 12:20 pm
  • Indonesia
Hadapi Natal Dan Tahun Baru, PLN Tetapkan Siaga Pasokan Listrik

Hadapi Natal Dan Tahun Baru, PLN Tetapkan Siaga Pasokan Listrik

KOTA SERANG, PILARBANTEN.COM – Dalam rangka menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, Perusahaan Linstrik Negara (PLN) menetapkan siaga pasokan listrik di seluruh daerah di Indonesia. Siaga pasokan ini dimulai dari tanggal 18 Desember 2019 hingga tanggal 8 Januari 2020.

General Manager PT PLN Persero UID Banten Doddy B. Pangariban mengatakan, pihaknya menyediakan 16 posko pelayanan siaga pada 50 titik utama pengamanan, diantaranya 15 gereja utama, Alun-alun, Mall dan tempat wisata. Sebanyak 1500 personel disiagkan di tempat-tempat objek vital.

“Seperti biasanya unit PLN melakukan persiapan siaga pasokan listrik. Salah satu momentumnya adalah kita melakukan apel siaga tujuan utamanya adalah untuk mengecek kesiapan personel maupun kesiapan peralatan,” kata Doddy saat apel siaga pasokan listrik jelang natal dan tahun baru di Alun-alun Kota Serang, Jumat (20/12/2019).

Peralatan Pekerjaan Dalam Kondisi Bertegangan (PDKB) sentuh langsung, unit trafo bergerak, gardu bergerak, kabel bergerak dan diteksi gangguan dalam rangka mendukung kesiap siagaan pasokan tersebut.

Kemudian, kendaraan mobil 77 unit, motor 57 Unit, pegawai PLN 287 orang dan 16 titik posko dengan pelayanan siaga 24 jam serta cadangan peralatan bantu seperti UGB, UTB, Genset, UPS, UKB deteksi sebanyak 54 unit dan Tim Reaksi Cepat 28 Unit turut disiagakan.

Hal ini dilakuka, kata Doddy, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang merayakan natal dan berlibur akhir tahun maupun awal tahun.

“Kami melakukan persiapan 1 bulan sebelum ini adalah berupa melakukan pemeliharaan karena pada saat siaga pekerjaan pemeliharaan tidak diperkenankan kecuali yang emergency,” katanya.

Doddy mengatakan, selain di tempat ibadah dan tempat wisata, petugas PLN bekerjasama dengan tim BPBD pun akan disiagakan di daerah-daerah di yang rawan terjadi bencana alam seperti di Banten Selatan yang rawan terjadi lonsor dan banjir.

“Termasuk daerah rawan bencana seperti misalnya tahun lalu di Banten Selatan (gempa), kemarin longsor ada banjir kemudian juga dibeberapa tempat disiagakan khusus bekerjasama dengan BPBD,” katanya. (Anwar/Teguh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: