Tiga Rumah Sakit Di Kota Serang Penuh

Tiga Rumah Sakit Di Kota Serang Penuh

Serang, – Tiga Rumah Sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 di Kota Serang kondisinya saat ini sudah penuh terisi dan tidak lagi menerima pasien baru.

Tiga RS itu yakni RSUD Kota Serang yang sudah menampung sampai batas maksimal sebanyak 38 pasien, RS Sari Asih 30 pasien dan RS Kencana 60 pasien.

Direktur RSUD Kota Serang Teja Ratri saat dihubungi, Kamis (15/7/2021) membenarkan saat ini RSUD Kota Serang tak bisa menerima pasien Covid-19.

Hal itu dikarenakan pihaknya tengah menangani batas maksimal sebanyak 38 pasien Covid-19 dari total bad yang tersedia. “Iya, penuh,” katanya.

Teja melanjutkan, sebanyak 38 pasien yang dirawat di RSUD Kota Serang tersebar di empat tempat yang telah disediakan. Yaitu, ruang ICU/HCU menampung enam pasien, ruang isolasi Covid-19 sebanyak 16 pasien, ruang IGD 12 pasien dan di tenda darurat sebanyak 4 pasien.

“Semuanya sudah memenuhi batas maksimal,” terangnya.

Hal yang sama juga diakui Kepala Bagian Pelayanan Medis RS Sari Asih Kota Serang Devi Firmansyah. Menurut Devi, sejak kemarin RS Sari Asih tak bisa menerima pasien Covid-19 karena kondisinya sudah penuh.

“Kalau pelayanan pasien umum tetap berjalan. Bed-nya juga ada,” terangnya.

Devi melanjutkan, pihaknya tak menambah kapasitas bad dan ruangan bagi pasien Covid-19 karena berkaitan dengan ketersediaan obat-obatan dan oksigen. Kendati pun sampai saat ini supply oksigen di RS Sari Asih masih tercukupi.

“Kalau Oksigen Alhamdulillah stabil. Obat-obatan kesulitan untuk obat antivirus,” terangnya.

Devi menjelaskan, pihaknya memberikan penanganan terhadap pasien Covid-19 di dua ruang. Yaitu di IGD dan ruang isolasi. Dimana, penanganan dianggap selesai apabila kondisi pasien sembuh, butuh tindakan lebih lanjut seperti rujukan atau bahkan meninggal.

“Kami berharap, pemerintah menyediakan RS Rujukan yang focus menangani Covid-19. Karena memang, kondisi saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19,” katanya.

Terpisah, salah seorang warga Taman Banten Lestari, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang Elin (34) mengaku sempat memiliki pengalaman penolakan dari pihak dua rumah sakit karena penuh. Yakni, RS Sari Asih dan RS Kencana.

“Awalnya suami saya positif. Kemudian, kami mendatangi RS DKT Kencana. Kerena penuh kami ke RS Sari Asih. Ternyata, sama kondisinya penuh,” katanya.

Elin mengaku karena rumah sakit penuh dan kondisi kesehatan tak begitu parah akhirnya bersama suami dan kedua anaknya menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Akhirnya, kami Isolasi mandiri. Sekarang saya dan keluarga sudah baikan. Kejadian itu seminggu lalu, apalagi sekarang, kan makin banyak aja yang positif,” terangnya.(loet)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: