Tidak Bisa Diakses, Aplikasi e-Samsat Banten Warga

Tidak Bisa Diakses, Aplikasi e-Samsat Banten Warga

KOTA SERANG, PILARBANTEN.COM – Pelayanan E-Samsat Banten melalui aplikasi Sambat (Samsat Banten Hebat) dikeluhkan warga. Aplikasi untuk melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tersebut tidak bisa diakses.

Aplikasi tersebut diluncurkan oleh Bank BJB yang berkolaborasi dengan tim Pembina Samsat yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten, Polda Banten, dan Jasa Raharja Cabang Banten.
Salah satu pengguna yang mengeluhkan aplikasi adalah Kordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo, dia mengaku dibuat kesal saat menggunakan aplikasi tersebut. Adnan menggunakan aplikasi tersebut dengan harapan mempermudah pembayaran pajak kendaraan nyatanya malah dibuat jengkel lantaran aplikasi tidak bisa diakses.
“Aplikasi e-samsat Banten bernama Samsat Banten Hebat (SAMBAT) benar-benar bikin sambat (mengeluh dalam bahasa jawa). Apa soal? Baru instal di hp dengan segudang harapan proses membayar pajak kendaraan jadi lebih cepat. Eh sudah masuk ke apkikasi dan lakukan proses pendaftaran, dijawab timeout, klik lagi menu lain jawabannya timeout,” tulis Adnan dalam akun media sosial miliknya, Rabu (19/2/2020).
Penasaran dengan pernyataan salah satu pengguan, IDN Times mencoba melakukan penulusaran aplikasi Sambat sudah diunduh oleh sekitar 50 ribu pengguna. Saat dicoba memang apkikasi tersebut tidak bisa digunakan. Oleh para penggunanya aplikasi ini dinilai buruk sehingga hanya mendapat 1,3 bintang.
“Kenapa aplikasi sambat ini tidak bisa di gunakan,” tulis akun yuliana dalam kolom komentar.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bapenda Banten Opar Sochari mengaku bahwa aplikasi untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan tersebut sedang dalam perbaikan. Dan baru akan dibahas oleh Bapenda pada tanggal 27 Februari mendatang bersama pihak bank bjb.
“Sambat memang sedang perbaikan. Tapi untuk sistem pembayaran pajak yang lain tidak ada masalah, bisa lewat Indomaret. Kami juga mau kerja sama dengan bukalapak untuk sistem pembayaran pajak kendaraan,” katanya. (Anwar/Teguh)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *