Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sidak Barang dan Harga Komoditi Pangan di Pasar Induk Rau

oleh -167 Dilihat
oleh

PILARBANTEN.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan kebutuhan pokok pada bulan Ramadan 2024 di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Rabu (13/3/2024).

 

“Tadi pagi kita mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi, dan kita langsung turun ke lapangan. Secara nasional yang difokuskan terkait stok beras, saya langsung mengecek bersama Bulog bahwa beras SPHP tersedia dan harganya sesuai yang diterapkan dalam kemasan,” ungkapnya.

Baca Juga:  DP3AKKB Banten Upayakan Peningkatan Ekonomi Lewat Pelatihan Tata Boga

 

Selanjutnya untuk beras premium, kata Al Muktabar, pihaknya menuturkan ketersedian beras premium di Provinsi Banten hingga saat ini mencukupi.

 

“Ada 42 titik lokasi di Provinsi Banten yang menjalin kerja sama dengan Bulog untuk menyalurkan beras SPHP,” katanya.

 

Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga turut memantau sejumlah komoditi lainnya, diantaranya minyak goreng, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras hingga daging sapi yang ada di PIR Kota Serang.

Baca Juga:  H-1 Natal, 256.681 Penumpang Telah Menyebrang Ke Sumatera Melalui Merak

 

“Tadi juga kita mengecek harga telur, cabai, daging sapi dan daging ayam ras. Bahkan tadi kita juga membelinya dan kita bagikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

Selain itu, Al Muktabar menyampaikan pihaknya melakukan sidak tersebut guna menyiapkan langkah strategi kebijakan dari kondisi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Sehingga kita dapat mengetahui kondisi seperti apa yang perlu pemerintah melakukan langkahnya, dan kita telah memiliki format kerjanya,” jelasnya.

Baca Juga:  Gubernur Ajak Bupati Dan WaliKota Simpan Kasda di Bank Banten

 

Tidak hanya itu, Al Muktabar mengungkapkan Pemerintah Provinsi Banten telah meminta kepada PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) untuk dapat segera menghubungi produsen cabai untuk dapat membantu mengirimkan pasokan cabai ke Provinsi Banten.

 

“Kalau dibutuhkan subsidi dari Pemprov seperti ongkos transport untuk menjaga stabilitas harga, kita sediakan khusus untuk penanganan inflasi, komoditi apapun,” pungkasnya.(js/red)