Pilar Banten
Pilih Tambah Modal Ke BJB, Ini Alasan Pemkot Serang

Pilih Tambah Modal Ke BJB, Ini Alasan Pemkot Serang

Serang, – Pemkot Serang bersama DPRD Kota Serang telah menyepakati Raperda tentang penyertaan modal ke Bank BJB sebesar Rp25 miliar menjadi Perda dalam sidang paripurna yang dilaksanakan di gedung DPRD Kota Serang, Kamis (18/11/2021).

Namun untuk pemberiannya dilakukan bertahap melihat kekuatan keuangan Pemkot. Untuk tahap awal pada tahun anggaran 2022 nanti, berdasarkan kajian tim asistensi Pemkot Serang akan memberikan Rp10 miliar.

Dan untuk tahun seterusnya, akan dilakukan sesuai dengan kemampuan kondisi keuangan Pemkot Serang.

Walikota Serang Syafruddin mengklaim Raperda penyertaan modal ke BJB itu sudah sejak tahun 2019 menjadi pembahasan, dan lama pada tahap fasilitasi di Pemprov Banten.

“Itu sudah lama. Bahkan sebelum pihak Bank Banten merapat kepada kami. Tapi karena baru bulan ini kami terima hasil finalisasinya, jadi baru bisa disahkan sekarang,” ujarnya.

Syafrudin menjelaskan, penyertaan modal itu dilakukan berdasarkan atas penawaran yang dilakukan oleh pihak BJB, dan kemudian dilakukan analisa serta kajian oleh tim asistensi dari mulai kelayakan dan seterusnya.

“Selain itu RKUD kita juga kan di BJB, bukan Bank Banten,” pungkasnya.

Diakui Syafruddin, jika dari pihak Bank Banten mengajukan penawaran, maka tidak menutup kemungkinan Pemkot Serang juga akan memberikan penyertaan modalnya.

“Tapi pastinya akan lebih besar ke BJB untuk porsinya,” imbuhnya.

Syafruddin mengakui kalau dirinya memang sempat melakukan MoU dengan Bank Banten terkait penagihan pajak. Namun MoU itu sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya.

“Belum ada tindak lanjutnya, baru hanya sebatas MoU,” jelasnya.

Dengan adanya penyertaan modal ke BJB ini, lanjut Syafruddin, pihaknya akan mendapat banyak keuntungan, pertama dari bunga, CSR dan juga dari deviden.

“Pada tahun pertama nanti kami targetkan devidennya sebesar Rp3 miliar,” tutupnya.(loet)

Tinggalkan Balasan