Lewat Lomba Kitab Kuning, DPW PKS Banten Dorong Pemprov Fasilitasi Perpus di Ponpes

Lewat Lomba Kitab Kuning, DPW PKS Banten Dorong Pemprov Fasilitasi Perpus di Ponpes

KOTA SERANG, PILARBANTEN.COM – Melalui perlombaan baca kitab kuning yang diselenggarakan rutin setiap tahun, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten mendorong agar Pemprov Banten bisa memfasilitasi setiap Pondok Pesantren (Ponpes) dengan Perpustakaan yang layak dan baik.

Hal itu bertujuan agar para santri yang telah lulus dari Ponpes mempunyai khazanah keilmuan yang luas dan matang, serta bisa bersaing dengan lulusan sekolah umum lainnya dalam menghadapi era globalisasi seperti saat ini.

Ketua DPW PKS Provinsi Banten yang juga Wakil Walikota Cilegon terpilih SanujiPentamarta mengatakan, perpustakaan di Ponpes menjadi hal penting bagi para santri, untuk itu kedepan Pemprov Banten harus memfasilitasi perpustakaan yang lebih layak sehingga para santri akan terpacu untuk membaca dan menambah khazanah keilmuan.

“Sehingga kedepan santri asal Banten bisa kembali menjadi juara pertama ditingkat nasional pada ajang perlombaan ini di tingkat nasional yang diadakan oleh DPP PKS seperti tahun sebelumnya. Kita doakan semoga santri perwakilan Banten bisa mempertahankan juara tingkat nasional,” kata Sanuji, saat memberikan sambutan pada pembukaan lomba baca kitab kuning di Markaz Dakwah DPW PKS Banten, Kawasan Cijawa, Kota Serang, Minggu (13/12/2020).

Event ini merupakan keempat kalinya yang diselenggarakan oleh PKS. Hadir dalam pembukaan acara yaitu Ketua DPW PKS Banten sekaligus Wakil Walikota Cilegon terpilih Sanuji, Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juheni M Rois sekaligus salah satu juri, para santri dan ulama dari berbagai pondok pesantren.

Dalam kesempatan itu, Sanuji mengatakan bahwa lomba ini merupakan program yang bermula dari Fraksi PKS DPR RI dan karena mendapat respon positif dari masyarakat luas maka lomba ini diadakan rutin setahun sekali.

“Alhamdulillah, ini merupakan yang kali keempatnya,” kata Sanuji.

Sementara itu, Juheni M Rois, salah satu juri mengatakan bahwa lomba kali ini diikuti 16 peserta dari berbagai Ponpes dari Kab/Kota di Banten. Dari hasil penilaian juri yang terdiri dari tiga orang memutuskan salah seorang santri untuk mewakili Banten pada tingkat nasional yakni Maulana Anshori dari Pondok Pesantren Al – Anshor Kabupaten Lebak.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para santir, juri dan panitia yang telah membantu terselenggaranya acara ini,” kata Juheni. (Al/Red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: