Ketua Fraksi Gerindra Soroti Irigasi, Desak PUPR Jamin Air untuk Sawah Petani

oleh
oleh

SERANG, PILARBANTEN.COM – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahamd Muhibin, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) fokus menjamin ketersediaan air untuk pertanian.

 

Hal ini dinilai penting demi mendukung program swasembada pangan yang tengah digencarkan pemerintah pusat.

 

Menurut Muhibin, ketahanan pangan tak akan terwujud tanpa pasokan air yang cukup sepanjang musim.

 

Baca Juga:  Tak Mau Kecolongan, Bawaslu Kabupaten Serang Fokus Extra Awasi Kades dan ASN

Maka dari itu, keberadaan infrastruktur irigasi yang andal menjadi kunci utama.

 

“Salah satu amanat dalam Asta Cita ke-2 adalah swasembada pangan. Itu tidak akan tercapai tanpa air yang cukup. Maka saya minta PUPR memastikan aliran air ke sawah tetap lancar sepanjang musim,” ujar Muhibin, Jumat (27/6/2025).

 

Ia juga mendesak agar PUPR segera turun ke lapangan untuk mengecek kondisi jaringan irigasi yang ada di Kabupaten Serang.

Baca Juga:  H. Sanuji Pentamarta Mencalonkan Diri Sebagai Bupati Lebak Periode 2024-2029

 

Jika ditemukan kerusakan atau kendala, lanjutnya, harus segera dipetakan dan disiapkan langkah penanganan sesuai prioritas.

 

“Kalau ditemukan irigasi yang rusak atau tersumbat, harus segera diinventarisasi. Jangan tunggu rusak parah. Anggarkan sesuai kemampuan daerah, tapi pastikan tetap jadi prioritas,” tegasnya.

 

Muhibin menekankan, perbaikan irigasi bukan sekadar urusan teknis, tapi menyangkut nasib petani dan keberlanjutan pangan di daerah.

Baca Juga:  Gelar Pesta Rakyat, Warga Kota Tangerang Sepakat Menangkan Andra Soni di Pilgub Banten

 

“Kalau air tidak tersedia, petani gagal panen. Ujung-ujungnya, harga naik, dan masyarakat yang dirugikan. Ini bukan isu kecil, tapi soal hajat hidup orang banyak,” tandasnya.

 

Ia berharap, perhatian serius terhadap infrastruktur pertanian bisa menjadi komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif demi meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan lokal.(Ald/Red)