Kepala Daerah Diminta Optimalkan Fungsi Dinas Damkar, Tito : Jaga Militansi Anggota

oleh -4 Dilihat
oleh

PILARBANTEN.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta gubernur, bupati/walikota mengoptimalkan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk memberikan pelayanan perlindungan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Tito dalam arahannya saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 Damkar dan Penyelamatan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Maret 2023.

“Kepala daerah harus memprioritaskan alokasi anggarannya untuk membuat fungsi Damkar dan Penyelamatan berjalan dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” kata Tito dalam rilis Puspen Kemendagri.

Selain itu, Tito juga meminta kepala daerah memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) Damkar dan Penyelamatan termasuk memperhatikan kesejahteraannya.

Kepala daerah juga perlu memberikan dukungan berupa peralatan pemadam kebakaran yang memadai, sehingga kemampuan aparaturnya semakin meningkat. Terlebih, peralatan teknologi selalu berkembang termasuk di bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan.

“Kita tahu seperti di Jakarta sudah banyak sekali apartemen-apartemen tinggi, kalau terjadi kebakaran di tingkat atas seperti apa, perlu tangga dan lain-lain,” tuturnya.

Masih dikatakan Tito, semua kepala daerah harus mampu menjaga militansi anggota Damkar. Dia juga mengingat bahwa aparatur Damkar harus tunduk pada aturan-aturan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Untuk pemerintah kabupaten/kota yang belum memiliki organisasi Damkar dan Penyelamatan, tolong dibuat organisasinya, bisa berdiri sendiri, kalau beban kerjanya tidak terlalu berat bisa digabung dengan fungsi yang lain, misalnya Satpol PP, dalam satu kesatuan, tapi fungsinya tetap ada. Jangan sampai kepala daerah beralasan tak ada potensi kebakaran di daerahnya. Sebab, masih ada kebutuhan lain yang memerlukan tindakan penyelamatan,” bebernya.

Diakhir paparannya, Tito mengapresiasi kinerja anggota Damkar yang selama ini telah bekerja profesional dalam melaksanakan tugasnya. Menurutnya, tidak banyak organisasi yang mampu bertahan hingga usia 104 tahun.

“Oleh karena itu, tanggal 1 Maret 2023 yang merupakan hari ke-104 ditetapkannya ulang tahun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ini penting bagi kita untuk melakukan evaluasi, dan apa yang harus kita lakukan ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA dalam laporannya mengatakan, Upacara Peringatan HUT ke-104 Damkar dan Penyelematan merupakan acara inti dari rangkaian peringatan HUT Damkar dan Penyelamatan. Acara peringatan itu juga dimeriahkan ajang National Firefighter Skill Competition yang diikuti oleh 50 tim terbaik dari 37 pemerintah provinsi termasuk kabupaten dan kota.

“DKI Jakarta tidak kita ikutkan karena DKI adalah pelatih dan juri, terima kasih DKI Jakarta, lebih setengah dari aparatur Damkar di Indonesia dilatih oleh DKI Jakarta,” ujar Safrizal.

Diketahui, upacara tersebut mengundang seluruh gubernur, pejabat kementerian dan lembaga, serta pasukan Damkar dan Penyelamatan sebanyak 1.376 orang. Pasukan tersebut mengenakan berbagai jenis seragam Damkar dan Penyelamatan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. (zed)