Gerakan Jumat Berkah, DPW Nasdem Banten Berbagi Sembako Kepada Warga

Gerakan Jumat Berkah, DPW Nasdem Banten Berbagi Sembako Kepada Warga

SERANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Nasdem Provinsi Banten melakukan gerakan Jumat berkah dengan membagikan sejumlah sembako kepada masyarakat yang kurang mampu.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Wakil Ketua DPW NasDem Bidang Pemilih Pemula & Milenial Provinsi Banten, Pujiyanto ini akan terus dilakukan setiap hari Jum’at. Karena bagi dirinya, hari Jum’at itu merupakan hari besar yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

“Jumat adalah hari spesial bagi saya untuk menyapa warga secara langsung. Makanya saya mengkhususkan hari besar umat Islam ini untuk mendengar dan mengatasi setiap keluhan warga,” katanya, Jumat (15/10/2021).

Pujiyanto bersama kader NasDem Banten Milenial menemui warga untuk membagikan sembako kepada yang membutuhkan.

“Tidak banyak yang bisa kami perbuat dan berikan. Sekedar sembako yang mudah-mudahan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” ungkap Pujiyanto.

Menurut Pujiyanto, aksi sosial ini didorong oleh rasa keprihatinan kader NasDem dari tingkat atas sampai tingkat bawah.

“Insha Allah gerakan ini akan terus dijalankan, terutama pada hari Jumat dengan titik pembagian yang sudah ditentukan,” terang Pujiyanto.

Menurutnya, gerakan ini juga sebagai bentuk kecintaan kader NasDem di berbagai tingkatan kepada warga. Terlebih Pandemi Covid-19 ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir.

“Saat seperti ini lah kepedulian dan kepekaan sosial wajib kita asah. Di antara kita sudah pasti banyak rakyat yang sangat membutuhkan uluran tangan kita,” ujarnya.

Diakui Puji, dirinya berkunjung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan uluran tangan, mendengar curhatan warga, dan berupaya menebar kebaikan dan kebahagiaan untuk masyarakat.

“Insha Allah, Jumat berkah ini akan menjadi agenda rutin dan sebagai implementasi dari konsep politik kemanusiaan, bukan hanya sekedar narasi tanpa aksi,” sambungnya.

Menurut dia, kader Partai Nasdem tidak boleh berjarak dengan masyarkat. Karena Parpol tidak mungkin memperkuat demokrasi jika membuat jarak dengan masyarakat. (Loet)

Leave a Reply