Dana BOS dan Zakat ASN Tertahan di Bank Banten

Dana BOS dan Zakat ASN Tertahan di Bank Banten

KOTA SERANG, PILARBANTEN.COM – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SMA/SMK dan Zakat dari ASN di Pemprov Banten masih tertahan di Bank Banten. Keduanya tidak bisa langsung dicairkan karena Bank Banten sedang dalam proses marger atau akuisisi dengan bank BJB, sehingga status Bank Banten masuk dalam kategori Dalam Pengawasan Intensif (DPI) OJK.

Ketua Komisi V DPRD Banten Muhammad Nizar mengatakan, berdasarkan hasil laporan dari sejumlah sekolah yang diterimanya, hampir seluruhnya mengeluhkan terkait pencairan dana BOS yang tertahan di Bank Banten.

Padahal, dana BOS itu sangat dibutuhkan di masa Pandemi seperti ini. “Di SMAN 2 Kota Tangerang yang dana BOS-nya cukup besar, belum juga cair. Di SMKN 1 Kota Tangerang juga sama,” katanya saat dihubungi, Rabu (13/5/2020).

Berdasarkan data dari Kemendikbud RI, total sekolah SMA mencapai 152, sedangkan SMK 80 sekolah. Dengan total peserta didik untuk SMA mencapai 254.231, sedangkan SMK mencapai 254.231 siswa. Berdasarkan Permendikbud nomor 8 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS reguler, bagi SMA mendapat Rp1,5 juta/siswa, sedangkan untuk tingkat SMK mendapat Rp1,6 juta/siswa.

Sementara itu untuk dana Zakat ASN Pemprov Banten yang tertahan mencapai Rp4 miliar yang rencananya akan didistribusikan ke sejumlah guru ngaji, marbot, guru madrasah dan penerima lainnya. Namun karena dananya tertahan di Bank Banten, akhirnya tidak bisa langsung dicairkan.

“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak Bank Banten, katanya nanti sedang dikomunikasikan dengan pusat,” kata kepala Baznas Provinsi Banten Suparman Utsman.

Ketua Komisi III DPRD Banten Ade Hidayat sebelumnya sudah memprediksi hal seperti ini akan terjadi. Berbagai pelayanan yang berhubungan dengan Bank Banten pasti akan mengalami kendala serupa.

Untuk itu, politisi Gerindra ini meminta Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) harus bertanggungjawab terhadap dampak domino dari pemindahan RKUD dan rencana marger atau akuisisi Bank Banten ini.

“Nah, itu. Makanya Gubernur harus bertanggungjawab,” tegasnya.

Humas Bank Banten Raesya saat dikonfirmasi mengatakan, untuk dana Zakat sedang dalam proses pencairan di pusat. Kemudian terkait dana BOS, pada tahap satu sudah dicairkan pada bulan Febuari lalu, tinggal menunggu yang tahap dua dari pusat yang masih proses.

“Kalau untuk gaji dan tunjangan ASN lainnya yang ada di Bank Banten, pada intinya semuanya berjalan seperti biasa. Hanya saja ada pembatasan penarikan setiap harinya sebesar Rp5 juta,” jelasnya. (Rey/Al)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *