Pilar Banten
Begini Kondisi Eks Pedagang Pasar Taman Sari Sekarang

Begini Kondisi Eks Pedagang Pasar Taman Sari Sekarang

Serang, – Satu bulan yang lalu, Pemkot Serang melakukan relokasi ratusan pedagang di sekitar pasar Taman Sari, karena Taman Sari akan dikembalikan fungsinya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Ada dua lokasi yang ditawarkan Pemkot Serang untuk ratusan para pedagang bisa kembali melanjutkan usahanya, pertama di Kawasan terminal Kepandean dan yang kedua di Pasar Lama.

Sebagian besar pedagang memilih pindah ke Kepandean, karena fasilitas dan lokasi di sana sudah disiapkan dan cukup strategis. Sedangkan yang pindah ke pasar lama hanya sebagian kecil, sekitar 45 orang.

“Ada 40 kios yang ada. Sampai saat ini baru 35 yang sudah mengisi, sedangkan sisanya dalam waktu dekat akan diisi,” kata ketua paguyuban Pasar Lama, Lintong Nenggolan, Senin (29/11/2021).

Menurut Lintong, sedikitnya peminat yang pindah ke Pasar Lama itu lebih disebabkan gedung ruko pasar yang disediakan dalam kondisi kurang baik dan tidak terawat.

Selain itu juga kumuh, kemudian tidak ada sarana prasarana lainnya seperti MCK, air, listrik itu tidak ada. “Dan yang pasti sangat kotor. Makanya para pedagang banyak lebih memilih ke Kepandean,” tambahnya.

Namun belakangan, setelah dilakukan berbagai perbaikan hasil gotong royong semasa pedagang, pasar lama ini terlihat rapih, tertata dan bersih. Termasuk saat ini fasilitas parkir untuk pengunjung itu sedang diperbaiki.

“Untuk omset saat ini sudah ada peningkatan sekitar 40 persen. Kalau awal-awal kemarin kan paling besar itu 10 persen,” ungkapannya.

Atas hal itu, para pedagang dan pembeli yang di pasar lama sudah merasa nyaman. Apalagi mereka menempati ruko itu free, tidak seperti yang berada di Kepandean.

“Semuanya free, kecuali memang ada beberapa retribusi yang diminta dari pihak Pemkot Serang yang sifatnya memang legal dan masuk PAD,” katanya.

Atas kenyamanan itu, lanjut Lintong, ada beberapa pedagang juga yang awalnya memilih di Pasar Kepandean, sekarang pindah ke pasar lama. Pertama mungkin karena tidak mampu membayar iuran yang dibebankan kepada mereka.

“Ada beberapa orang yang baru pindah belum lama ini dari pasar Kepandean,” tutupnya.(loet)

Tinggalkan Balasan