Banjir Bandang di Lebak, 2.115 Rumah Rusak, 80 Diantaranya Hanyut

Banjir Bandang di Lebak, 2.115 Rumah Rusak, 80 Diantaranya Hanyut

LEBAK, PILARBANTEN.COM – Banjir bandang menerjang 6 kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten. Kecamatan terdampak yaitu Sajira, Cipanas, Lebak Gedong, Curugbitung, Maja dan Cimarga.

Ada 17 desa terdampak dengan 30 titik banjir. Peristiwa bencana alam tersebut terjadi pada Rabu (1/1/2020) kemarin. Banjir tersebut disebabkan meluapnya sungai Ciberang dan dan Cidurian.

Tercatat sebanyak 80 rumah hanyut, 604 rusak mengalami rusak berat dan 1. 431 rumah rusak ringan. Banjir bandang merendam 2.115 rumah warga di 6 kecamatan. Selain itu, banjir akibat luapan sungai Ciberang dan Cidurian pun merusak jembatan dan jalan.

“Data sementara pagi ini akibat banjir bandang ada 2.115 rumah rusak, diantara hanyut, rusak berat dan ringan diterjang banjir,” kata Kapolres Lebak AKBP Andre Firman, ditemui di lokasi bencana, Kamis (2/1/2020).

Jalan sepanjang 40 meter di Cipanas ambrol dan tidak bisa dilalui pengendara membuat Kecamatan Lebak Gedong terisolir. Sementara total jembatan rusak tercatat ada 18, di antaranya dua jembatan permanen di daerah Sajira dan Lebak Gedong, sisanya merupakan jembatan gantung.

Kemudian, sebanyak 15 mushola rusak diterjang luapan sungai, diantaranya, 3 musola di Kecamatan Cipanas, 10 musola di Sajira dan 2 mushola di Curug Bitung.

“Total jembatan rusak dan hanyut itu 18 dan kerusakan mushola mencapai 15 unit berada di 3 kecamatan,” katanya.

Kapolres mengatakan, sebanyak 8 orang yang dinyatakan hilang karena hanyut dan tertimbun material longsor sejak kemarin belum bisa ditemukan. Tim SAR dari Basarnas masih melakukan pencarian hingga ke kawasan Gunung Halimun Salak.

“Untuk 8 korban hilang masih dalam pencarian petugas bersama Basarnas,” katanya. (Anwar/Teguh)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *