2 Ribu KK Jadi Korban Banjir, 8 Orang Hilang

oleh -168 Dilihat
oleh

LEBAK, PILARBANTEN.COM – Dua ribu Kepala Keluarga (KK) diperkirakan yang menjadi korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten.

Mereka mengungsi di lapangan futsal dan balai desa. Pihak kepolisian bersama Basarnas, BPBD, TNI dan pemerintah daerah juga telah mendirikan beberapa dapur umum dilokasi bencana.

“Kurang lebih total hampir dua ribu KK yang kita tampung di balai desa dan lapangan futsal. Kami sudah mempersiapkan logistik di setiap titik bencana, bekerjasama dengan desa,” kata Kapolres Lebak, AKBP Andre Firman, ditemui di lokasi bencana, Rabu (1/1/2020).

Baca Juga:  Care Peduli Bantu Tenda Pasien 4 Puskesmas di Kabupaten Serang

Kapolres mengatakan, berdasarkan informasi dari warga dan perangkat desa ada delapan warga yang hilang, baik diduga hanyut hingga terkubur material longsoran. Pihak kepolisian masih mendalami informasi warga tersebut.

“Untuk orang hilang, ada dua orang diperkirakan hanyut, kemudian ada enam orang diperkirakan tertimbun tanah. Berdasarkan informasi dari masyarakat dan desa, masih kita dalami,” jelasnya.

Baca Juga:  Inilah Strategi Pemprov Banten Dalam Pemberdayaan Keluarga

Lokasi bencana terparah berada di Kecamatan Lebak Gedong, lantaran sumber banjir bah berada di perkampungan yang masuk ke dalam kawasan Gunung Halimun Salak.

“Yang kami alami tadi di perjalanan banyak jalan terisolir, karena banyak jalan yang tertimbun longsor, sekitar ada enam titik tanah yang bercampur air, karena (jika dilalui) bisa tenggelam dalam tanah. Terparah itu di Lebak Gedong, karena air berasal dari sana,” katanya. (Anwar/Teguh)

Baca Juga:  Waspada, Ratusan Kecamatan di Banten Rawan Banjir