Pilar Banten
ASTRA Infra Utamakan Keselamatan di Momen Natal dan Tahun Baru 2022

ASTRA Infra Utamakan Keselamatan di Momen Natal dan Tahun Baru 2022

Jakarta, – Di tengah pandemi yang masih melanda Indonesia dan kebijakan pemerintah dalam penerapan PPKM pada momen Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) menuntut masyarakat untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan.

ASTRA Infra, kelompok usaha ASTRA yang telah berkontribusi di infrastruktur jalan tol sepanjang 357,5 km, menunjukkan komitmen dan kesiapan untuk memberikan pelayanan terbaik selama momen Natal dan Tahun Baru 2022 kepada pengguna jalan tol.

Pada acara Virtual Media Gathering (8/12/2021), ASTRA Infra berbagi informasi tentang kesiapan layanan NATARU SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) di tengah kebijakan pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam acara tersebut Group CEO Djap Tet Fa mengatakan, ASTRA Infra tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan terus meningkatkan kontribusinya untuk kemajuan infrastruktur di Indonesia.

Tet Fa menjelaskan, beberapa pencapaian ASTRA Infra di tahun 2021 di antaranya adalah peningkatan kepemilikan saham PT Marga Lingkar Jakarta yang merupakan BUJT Ruas Tol JORR I W2N (Kebon Jeruk-Ulujami) sebesar 14%.

Penyelesaian pembangunan Jalan Tol Akses Bandar Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada September 2021. Sementara Konstruksi Jembatan Ciujung terus berprogres hingga 65% pada akhir 2021.

Performa trafik jalan tol yang tentunya menerima dampak dari diberlakukannya PPKM Darurat 2021 kini terus menunjukan pertumbuhannya yang semakin baik. ASTRA Infra Solutions (AIS), pengembangan unit bisnis dari ASTRA Infra yang bergerak di bidang jasa layanan menyeluruh dan terintegrasi yang mendukung operasional jalan tol telah melebarkan sayapnya.

Selain melayani internal ASTRA Infra Group, tahun ini AIS menambah 2 klien eksternal yaitu Jakarta Tollroad Development
(JTD) dan Wika Serang – Panimbang.

Pada kesempatan yang sama, CEO Toll Road Business Group Kris Ade Sudiyono menjelaskan, menjelang momen akhir tahun, ASTRA Infra melalui 7 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu Tangerang-Merak, Cikopo-
Palimanan, Jombang-Mojokerto, Semarang-Solo, Surabaya-Mojokerto, Kunciran-Serpong dan Kebon Jeruk – Ulujami telah melakukan persiapan yang menyeluruh untuk melayani pengguna jalan tol.

Seiring dengan kebijakan PPKM di tengah momen Nataru ASTRA Infra tetap siap siaga melayani melalui
kampanye Nataru Setuju, suatu pengalaman perjalanan di jalan tol ASTRA Infra di momen Natal dan Tahun Baru dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan berkendara agar selamat sampai tujuan.

Kampanye Nataru Setuju

Optimalisasi layanan operasional maupun infrastruktur telah disiapkan untuk mendukung keselamatan
berkendara di jalan tol ASTRA Infra. “Pada Nataru tahun ini, kami telah menyiapkan petugas khusus atau
Satuan Tugas (Satgas) Nataru yang berjumlah lebih dari 1000 (seribu) personil yang terdiri dari petugas Sentra Informasi & Komunikasi, Patroli, Derek, Medis, Rescue, Patroli Jalan Raya (PJR), pemeliharaan jalan tol, hingga keamanan,” Kris menjabarkan.

ASTRA Infra juga memastikan setiap ruas jalan tol yang dikelola dalam kondisi baik dan bebas dari perambuan maupun pekerjaan peningkatan jalan. Sebanyak total 179 unit Warning Light dan 552 Closed-Circuit Television
(CCTV) di jalan tol ASTRA Infra pun terdata berfungsi dengan baik.

Sedangkan untuk layanan keamanan dan kenyamanan telah disiapkan total 34 armada PJR, 47 armada derek, 9 kendaraan rescue dan 18 ambulans. Bagi pengguna jalan tol yang memerlukan informasi maupun bantuan saat di jalan tol, ASTRA Infra juga memastikan bahwa petugas call center selalu siaga 24 jam.

Memperhatikan kesehatan dan keselamatan dari paparan Covid-19, ASTRA Infra memastikan penerapan protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 yang ketat termasuk Satgas Nataru yang telah mendapatkan vaksin Covid-19. Fasilitas mitigasi Covid-19 di Rest Area dipastikan tersedia. Setiap pengunjung akan dilakukan pengecekan suhu tubuh serta diwajibkan mengakses aplikasi Peduli Lindungi sebagai upaya tracking Covid-19.

Himbauan untuk menjalankan protokol kesehatan 5M juga terus disosialisasikan.
Sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui kontak fisik pada layanan transaksi, ASTRA Infra mengoptimalkan dan menambah Gerbang Tol Otomatis (GTO) dan Mobile Reader. Inovasi digital
struk juga tersedia bagi penggunan jalan tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan dan Jombang-Mojokerto.

ASTRA Infra bekerjasama dengan pemangku kepentingan yang terkait penerapan kebijakan pemerintah saat Nataru di jalan tol.

ASTRA Infra senantiasa mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas
yang telah terpasang. Batas kecepatan maksimal di dalam tol 100 km/jam dan batas kecepatan minimum 60 km/jam.

ASTRA Infra juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat kondisi hujan dengan batas kecepatan maksimal 70 km/jam. Periksa kendaraan sebelum digunakan, jaga tubuh tetap fit dan tidak dalam keadaan mengantuk atau lelah ketika berkendara.

Beristirahat di Rest Area saat merasa
lelah atau mengantuk. Selalu aman berkendara agar tercipta kondisi lalu lintas yang lancar, aman dan nyaman.(teguh)

Tinggalkan Balasan