Adu Kuat Dua Dinasti di Pilkada Kabupaten Serang

Adu Kuat Dua Dinasti di Pilkada Kabupaten Serang

Serang, – Semua kelompok penguasa masing-masing daerah di Provinsi Banten ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Ada yang mempertahankan kekuasaan dan ada pula yang ingin merebut kekuasaan.

Seperti yang terjadi di Pilkada Kabupaten Serang, dimana anak dari mantan bupati Serang dua periode Ahmad Taufik Nuriman, Eki Baehaki yang mendampingi Nasrul Ulum mencoba merebut kembali jabatan bupati Serang yang saat ini dijabat Ratu Tatu Chasanah dari keluarga Tubagus Chasan Sochib. Tatu merupakan adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang Abdul Hamid mengatakan, kedua bakal pasangan calon antara petahana Ratu-Panji dan Nasrul-Eki memiliki peluang yang sama untuk memenangakan kontestasi Pilkada Kabupaten Serang 2020.

Mengingat, jika berkaca dari pengalaman Pilkada kabupaten Serang sebelumnya, menurut Hamid, Tatu dan Panji sedikit kewalahan melawan pasangan Ahmad Syarif Madzkurullah – Aep Saepullah. Padahal, imbuhnya, sang penantang tidak terlalu dikenal di masyarakat, namun mampu memperoleh suara sebesar 40 lebih pada saat itu.

“Berkaca dari pilkada lalu, Tatu ternyata tidak kuat-kuat amat. Tinggal bagaimana Nasrul-Eki mampu mengolah isu kegagalan kepemimpinan Tatu dan menyampaikannya pada masyarakat,” kata Hamid saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2020).

Disampaikan, Hamid akan ada adu kuat jaringan penguasa yang pernah memimpin kabupaten Serang. Dimana, Ratu Tatu Chasanah itu pernah mendampingi ayah Eki, Ahmad Taufìk Nuriman sebagai Wakil Bupati Serang pada 2010-215 dan kemudian menjabat sebagai bupati pada 2016 lalu. Kedua kubu ini pernah berkolaborasi sehingga pasti mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing.

“Soal jaringan akan ada adu jaringan antara jaringan Tatu dengan jaringan Taufik Nuriman yang pernah berkuasa dua periode,” katanya.

Menurutnya, hampir sama dengan konstalasi di Kabupaten Pandeglang, Pilkada Serang ditentukan pada keberhasilan petahana menyampaikan keberhasilannya memimpin, atau keberhasilan penantang menyampaikan kegagalan kepemimpinan petahana.

“Kemampuan mengolah dan menyampaikan isu menjadi penting,”katanya.(Anwar/Rey)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: