Waspada Cuaca Ekstrem, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Imbau Masyarakat Berhati-hati

oleh -10 Dilihat
oleh

SERANG, PILARBANTEN.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap cuaca ekstrem saat ini. Meminta kepada seluruh pihak untuk memperhatikan keamanan saat akan dan sedang melakukan aktivitas, khususnya kepada para nelayan yang hendak melaut.

Hal itu diungkap Al Muktabar usia mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia M Tito Karnavian secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (27/2/2023).

“Karena ini alam. Saudara-saudara kita khususnya nelayan yang akan melaut untuk benar-benar memperhatikan masalah keamanan,” ungkapnya.

“Persiapkan sebaik mungkin, bila benar-benar tidak memungkinkan jangan dipaksakan melaut,” tambah Al Muktabar.

Dikatakan, dalam situasi seperti saat ini, Pemerintah Provinsi Banten juga memperhatikan kondisi para nelayan. Pihaknya juga sedang mempersiapkan bantuan beras kepada masyarakat Banten yang sudah masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Dinas Sosial Provinsi Banten.

Sebagai informasi, untuk hari Senin (27/2/2023) dalam situs www.bmkg.go.id, untuk wilayah Provinsi Banten Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini untuk selalu waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak bagian Tengah dan Selatan, Kabupaten Serang bagian Barat, Kabupaten Tangerang bagian Selatan, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Dalam kesempatan itu Al Muktabar juga memastikan kondisi kebutuhan pokok di Provinsi Banten cukup terkendali baik dari sisi pasokan maupun harga. Hal itu tidak terlepas dari kerjasama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sampai Pemerintah Kabupaten/Kota.

Kondisi inflasi Provinsi Banten sendiri pada bulan Januari 2023 ini cukup terkendali, berada pada posisi 10 besar daerah terendah secara nasional. Angka inflasi Nasional mencapai 5,28 persen.

Ketersediaan bahan pokok itu menjadi salah satu amanat Presiden Joko Widodo dalam Rakornas Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Balikpapan beberapa hari lalu. Presiden meminta setiap Kepala Daerah untuk memastikan ketersediaan pangan serta menjaga harga dan pasokannya.

Selain itu, sinergitas antar daerah penting terutama bagi daerah yang surplus kepada daerah yang kurang. Kemudian, Presiden juga meminta Kepala Daerah langsung mengontrol dengan turun ke pasar-pasar karena itu menyangkut inflasi.