Pilar Banten
  • September 20, 2020
  • Last Update September 17, 2020 1:16 pm
  • Indonesia
Warga Tarik Uang Dari Bank Banten Pasca Pemprov Alihakan Kas Daerah Ke Bank BJB

Warga Tarik Uang Dari Bank Banten Pasca Pemprov Alihakan Kas Daerah Ke Bank BJB

Serang, – Ratusan Nasabah Bank Banten ngantri untuk menarik uang, Kamis (23/4). Penarikan dilakukan setelah Pemerintan Provinsi Banten mengalihkan Kas Daerah ke Bank BJB.

Pemprov Banten menarik kas daerah dari Bank Banten menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten nomor 580/Kep.144-Huk/2020, yang di keluarkan pada, Selasa 21 April 2020.

SK tersebut membatalkan keputusan Gubernur Banten nomor 584/Kep.117-Huk/2020 tentang penunjukan Bank Banten Cabang khusus Serang sebagai tempat penyimpanan uang milik pemerintah Provinsi Banten dan penetapan rekening Kas Umum Daerah Provinsi Banten pada Bank Banten Cabang Khusus Serang tahun anggaran 2020. Selanjutnya kas daerah milik Pemerintah Provinsi Banten akan kembali ke PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat atau Bank BJB.

“Bank Banten sudah dalam kondisi yang tidak lıquid dan mengalami stop kliring, sehingga diperlukan langkah penyelamatan segera atas dana milik Pemernntah Provinsi Banten yang berada di Rekening Kas Umum Daerah Bank Banten,” bunyi dalam SK Gubernur Banten Wahidin Halim.

Berdasarkan pantauan, antrian di Kantor Kas Bank Banten dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Ciceri, terlihat sejak sekira pukul 08.30 WIB. Hingga pukul 11:30 WIB antrian penarikan terus padat. 300 antrian batas maksimal sudah penuh. Sedangkan penarikan di ATM tetap berjalan, antrian mengular hingga lima belas meter tanpa protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona atau COVID-19.

Lia Satu nasabah Bank Banten mengaku rela antri sejak pukul 09.00 WIB di ATM Bank Banten Ciceri untuk menarik sisa uang tabungan gaji bulanan yang ditransfer ke Bank Banten.

“Kecil memang tapi lumayan. Dari pada hangus. Katanya dialihkan ke Bank BJB,” katanya.

Disampaiakan Lia dirinya menerima informasi pengalihan keuangan dari Kas Daerah ke BjB setelah menerima pesan berantai di WhatsApp messenger.

“Mau gimana lagi. Harus antri panjang. Saya takut. Mana lagi musim korona. Enggak apa-apa lah. Yang penting aman uang saya. Mau dipindahin,” katanya.

Ade Nasabah lain mengaku dirinya ditugaskan atasannya untuk mengambil uang ke Bank Banten. Ia mengaku ada penurunan batas pengambilan maksimal.

“Biasanya minimal Rp100 juta. Sekarang Rp50 juta. Pas hari ini saja. Katanya ada pengalihan dari Bank Banten ke BjB,” pungkasnya.(Anwar/Teguh)

administrator

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: