Warga Keluhkan Kondisi Jalan Jembatan Kayu-Wanasalam Rusak Parah

oleh -189 Dilihat
oleh

Lebak Pilarbanten.com – Masyarakat mengeluhkan terhadap kondisi jalan rusak. Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin lama semakin parah.

Pantauan wartawan, kondisi kerusakan jalan tersebut cukup parah. Jalanan yang berlubang bahkan digenangi air, yang menyebabkan pengendara harus ekstra hati-hati jika melewati jalan tersebut.

Lokasi jalan tersebut merupakan jalan penghubung dua kecamatan di kabupaten lebak yaitu kecamatan malingping dan kecamatan wanasalam. Menjadi aksibilitas utama masyarakat. Akibat kondisi tersebut, jalan tersebut rawan kecelakaan. Ada yang terperosok kedalam jalan rusak yang dipenuhi air ada juga yang jatuh terpeleset karena kondisi jalan yang licin akibat terkena air.

Baca Juga:  Pemprov Banten Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD

“Sangat di sayangkan apabila pemerintah kabupaten lebak tutup mata atas kondisi jalan rusak ini”. Ujar Ali Angga kepada Awak Media.

Ia mengatakan jalan yang rusak ini sudah berlangsung lama, dan akses tersebut merupakan akses utama dalam menopang aktivitas masyarakat terutama dari sisi Ekonomi, kondisi jalan seperti itu tidak menguntungkan bagi pelaku usaha.

Baca Juga:  Jalan Rusak, Warga Kota Serang Mengaku Malu

“Ada ribuan masyarakat yang beraktivitas melewati akses jalan jembatan kayu wanasalam ini merupakan aksesibilitas yang menghubungkan dua kecamatan”.

Disisi lain, dampak dari rusak parahnya (berlobang dan Berair) jalan tersebut, selain rawan kecelakaan, mengakibatkan rusaknya jalan poros desa di kampung kadugawir. Karena kendaraan baik yang sifatnya roda dua ataupun empat lebih memilih jalan poros desa tersebut.

“Kondisi ini memang sudah cukup lama. Namun sepertinya masih belum ada perbaikan. Harapannya ya segera diperbaikilah jalan ini. Banyak masyarakat yang setiap hari lewat disini.

Baca Juga:  Miris! Akses Jalan Rusak, Ibu Muda di Lebak Melahirkan di Pinggir Jalan

Sementara ketua pemuda agresip yang biasa di sapa joko, menyayagkan pembangunan jalan jembatan kayu-wanasalam, yang menjadi kewenangan kabupaten lebak ini tidak kunjung di perbaiki, karena berdampak juga terhadap jalan poros desa, dimana pengendara akhirnya memilih jalan pintas dan lebih baik, sehingga jalan poros desapun rusak parah.

Mudah-mudahan pemerintah kabupaten lebak melalui PUPR dapat segera merespon dan merealisasikan pembangunan jalan yang rusak ini serta bisa segera bagus kembali,” sebutnya.*(red)