Pilar Banten
Viral Penerima PKH di Kota Serang Dipungli Rp60 Ribu

Viral Penerima PKH di Kota Serang Dipungli Rp60 Ribu

Serang, – Penerima Program Keluarga Harapa (PKH) di Kota Serang, Banten mengeluh adanya aksi pungutan liar (Pungli) beredar di media sosial (Medsos). Penerima mengaku diminta sejumlah uang untuk menebus bantuan sembako tersebut.

“Dapat bantuan dari pemerintah empat karung (beras), nebusnya pakai duit Rp60.000. Bantuan PKH, satu karung Rp15.000,” kata seorang wanita dalam rekaman video yang dilihat, Senin (3/12/2021).

Dia menyebutkan, jika masyarakat tidak mampu memnayar biaya yang telah ditentukan tersebut, maka akan dicatat sebagai hutang yang harus dibayarkan. Oknum tersebut mengaku biaya yang dikeluarkan untuk biaya angkut.

Dia pun memperlihatkan bantuan sembako dari pemerintah berupa sembako seperti beras, minyak goreng, kacang hijau, telur, dan buah apel.

“Yang gak punya duit gak bisa nebus terhitung hutang Rp15 ribu (per karung). Peraturan di kampung ini,” katanya.

Dia pun meminta, pemeruntah untuk menindaklanjuti keluhan tersebut oleh pemerintah setempat. Sebab, kata dia, seharusnya bantuan tersebut didapatkan secara gratis.

“Mohon dishare di up sama lurah terdekat atau Wali Kota,” tuturnya.

Dikonfirmasi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Serang Poppy Nopriadi mengatakan, sudah mengecek informasi itu setelah ramai jadi perbincangan di media sosial.

Berdasarkan laporan awal yang diterima, Poppy menyebut bahwa kejadiannya adanya dugaan praktik pungli itu di Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

“Sudah dapat laporannya, hari ini dicek kebenaran infonya,” kata Poppy.

Dia pun menegaskan, seluruh bantuan yang diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakat tidak dipungut biaya apalagi mematok sejumlah uang.

“Semua jenis bantuan mah engga ada yang harus bayar, maka itu kita akan cek dan klarifikasi,” katanya.(kusno)

Tinggalkan Balasan