Tetua Adat Baduy Tolak Vaksinasi

oleh -7 Dilihat
oleh

Lebak,- Lembaga Adat Suku Baduy di Banten menolak vaksinasi untuk warganya. Hal ini lantaran, orang Kanekes yang berada di Kawasan Pegunungan Kendeng itu sudah memiliki cara tersendiri untuk melindungi masyarakatnya dari ancaman virus corona.

“Sudah disampaikan dikumpulkan tiap RS musyawarah dengan para kokolot tetep dipertahankan (tidak bisa vaksinasi),” kata Jaro Saija Kepala Desa Kanekes, Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Bante, Jumat (18/6/2021).

Aturan larangan vaksinasi itu berlaku untuk warga Baduy Luar dan Baduy Dalam. Namun, untuk perangkat alis warga Baduy yang menjadi pegawai desa di Desa Kanekes dibolehkan untuk mengikuti vaksinasi. Sebab, termasuk kelompok pelayanan publik.

“Ada sosialisasi mah hanya perangkat desa aja yang diizinkan vaksinasi. Warga Baduy aturan adat soalnya orang dalam tidak boleh melalukan itu (vaksinasi),” katanya.

Dia menyampaikan, warga suku Baduy sudah menggelar upacara ritual adat. Dalam ritual yang dipimpin langsung oleh para tetua adat itu menggelar doa bersama dan meminumkan air khusus yang sudah dibacakan mantra-mantra.

“Ada upacaranya sendiri, sebelumnya yang baru rame-rame (COVID) berdoa dibikin air penjaga diperbatasen. Udah dipager ada ritual sendiri,” katanya.

Dikatakan Saija, sejak awal pandemik hingga saat ini belum ada warga Baduy yang terkonfirmasi terpapar virus corona. Kendati demikian, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di Kawasan Adat terutama untuk warga luar yang berkunjung.

“Disini sebetulnya dibuka enggak (wisata), menekankan saja ke pengunjung yang datang bawa surat kesehatan betul-betul sehat jangan sampai menjadikan orang Baduy kena,” katanya.(war)