Pilar Banten
  • September 20, 2020
  • Last Update September 17, 2020 1:16 pm
  • Indonesia
Ratusan Peserta Ikuti Seleksi Psikotes

Ratusan Peserta Ikuti Seleksi Psikotes

TANGERANG, PILARBANTEN.COM – Ratusan peserta seleksi tenaga kesehatan untuk penugasan khusus, mengikuti psikotes dan wawancara yang di selenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten, di Politekes Banten, di Kota Tangerang, Sabtu (15/2/2020).

Perekrutan tenaga khusus tersebut, merupakan arahan Gubernur Banten Wahidin Halim juga Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, sebagai upaya mewujudkan program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2017-2022, khususnya untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Banten.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, peserta yang mendaftar untuk penugasan khusus ini awalnya mencapai 1553, yang kemudian di seleksi dari pemberkasan yang mereka lakukan, ternyata yang lolos mencapai 699, kemudian selanjutnya di seleksi untuk tahapan psikotes dan wawancara, dan hasilnya dinkes mengudang sebanyak 393 peserta.
“Untuk memudahkan penyelenggaran psikotes dan wawancara panitia membagi menjadi dua tahap, yakni tangal 15 dan 16 Februari. Tahap pertama hari ini peserta yang kami undang mencapai 186 orang, namun yang hadir hanya 139 orang. Sementara untuk besok, peserta yang akan kami undang sebanyak 177, harapan kami 177 peserta yang kami undang semuanya hadir,” tuturnya.
Ia memgatakan, kebutuhan tenaga kesehatan sampai dengan 2022 mencapai 470, dan untuk tahun ini pihaknya akan membuka dua tahapan seleksi, tahapan pertama pihaknya akan merekrut 200 tenaga kesehatan, untuk memenuhi kebutuhan 6 kategori tenaga kesehatan yakni dokter umum, gigi, analis, kefarmasian, kesehatan masyrakat, dan juga tenaga gizi.
“Provinsi Banten mempunyau 243 puskesmas, kemudian kami data berapa puskesmas yang belum memiliki tenaga kesehatan sesuai akreditasi atau standr minimal pelayanan yang anada di puskesmas tersebut, setelah kami data jumlahnya mencapai 473, kami harapkan 473 itu dapat dipenuhi di 2020 ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran Gede Putu Pustaka Eka mengatakan, tes ini untuk melihat bagaimana potensi yang bersangkutan, untuk menjadi tenaga kesehatan penugasan khusus di puskesmas seluruh Provinsi Banten.
“Kami akan buat profile khusus terhadap pribadi -pribadi ini cocok atau tidak, serta di sarankan atau tidak untuk penugasam tersebut. Karena itu, mereka harus maksimal untuk mengerjakannya hari ini,”katanya.
Ia mengatakan, untuk peserta yang tidak hadir pada psikotes hari ini, sesuai kesepakatan pihaknya dan Dinkes Banten, jika yang bersangkutan tidak konfirmasi terlebih dahulu maka otomatis peserta tersebut gugur.(Anwar/Teguh)

administrator

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *