Peringatan HKN Ke 57, Dinkes Banten Lakukan Skrining Penyakit Tidak Menular di Cilograng

oleh -6 Dilihat
oleh

LEBAK – Virus Corona masih menjadi ancaman masyarakat yang harus dihindari, terutama bagi seseorang yang didignosa memiliki Penyakit Tidak Menular (PTM). Sebab PTM yang dimiliki seseorang, seperti penyakit jantung, ginjal, kanker, dan lainya, merupakan salah satu Komorbid Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Dr. dr. Hj Ati Pramudji Hastuti, MARS mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Dinkes Banten untuk memerangi Covid – 19 yakni dengan melakukan skrining PTM kepada masyarakat.

Kegiatan PTM yang dilakukan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 57 tahun, pada tanggal 12 November 2021, digelar di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten bertujuan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi pandemi COVID-19.

“Tema HKN ini yakni ‘Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku’. Mengingat tanah air masih diterpa virus Corona, pada peringatan Hari Kesehatan Nasional bertujuan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi pandemi COVID-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Dr. dr. Hj Ati Pramudji Hastuti, MARS.

Menurutnya, jika seseorang dengan Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, jantung, kanker, diabetes, ginjal, PPOK, penyakit nafas lainnya, gangguan imunologi dll, turut mempermudah seseorang terpapar COVID-19, bahkan kondisinya akan semakin berat.

Pada masa pandemi ini orang dengan PTM diharapkan lebih menjaga kesehatan dan daya tahan tubuhnya dengan rutin cek kesehatan, menjaga indeks masa tubuh, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan mengubah gaya hidupnya menjadi lebih bersih dan sehat. mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif melakukan deteksi sedini mungkin.

“Deteksi dini penting untuk mengetahui status kesehatan seseorang, sehingga bisa dilakukan pengobatan sedini mungkin. Bagi seseorang yang merasa dirinya tidak memiliki keluhan, belum tentu tetap sehat, Skrining bagi orang dengan faktor risiko minimal 1 sampai 3 bulan sekali, untuk yang sudah penyandang sebaiknya lebih rutin lagi, minimal 1 kali sebulan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Dr. dr. Hj Ati Pramudji Hastuti, MARS.

Pada perayaan Gebyar Hari Kesehatan Nasional ke-57 di Lapangan Merdeka Cilograng Kabupaten Lebak ini juga selain melakukann Skrining PTM, juga diselenggarakan Sunatan Massal, pengobatan massal, vaksinasi gratis, Skrining TB, Hepatitis, Sifilis, Donor Darah, Makan Buah Bersama dan Pembagian sembako, penyerahan Penghargaan dan Peninjauan Rumah sakit Cilograng.

Pada kesempatan ini Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular melaksanakan skrining Faktor Risiko PTM dengan 5 Meja/Tahapan, Meja 1 Registrasi, Meja ke 2 Wawancara faktor risiko PTM, Meja 3 Pengukuran Antropometri (pengukuran Berat Badan, Tinggi Badan, Lingkar Perut, Indeks Masa Tubuh), Meja 4 pengukuran tekanan darah, gula darah, dan Kolesterol, Meja 5 Konseling.

“Target Skrining PTM sebanyak 200 orang, hasil pemeriksaan skrining PTM sebanyak 231 orang melebihi dari target yang ditetapkan. Dari hasil pemeriksaan kenaikan tekanan darah > 140/90 mmHg sebanyak 32 orang, kenaikan gula darah >200 mg/dL sebanyak 15 orang, dan Kenaikan kolesterol total >190 mg/dL sebanyak 131 orang, dan hasil normal sebanyak 53 orang,” katanya.

Upaya tersebut diharapkan dapat dilakukan secara proporsional, untuk upaya promotif dan preventif difokuskan pada pengendalian faktor risiko melalui deteksi dini faktor risiko PTM diikuti dengan tindak lanjut dini bila didapatkan kondisi PTM yang memerlukan tatalaksana lebih lanjut. Pada kondisi PTM yang memerlukan upaya kuratif, rehabilitative dan paliatif diperlukan sistem kesehatan yang siap baik sarana, prasarana maupun tenaga Kesehatan.
Pelaksanaan kegiatan Skrining PTM di Masyarakat adalah salah satu upaya dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Provinsi Banten.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular sedini mungkin dan diharapkan kepada masyarakat untuk berperilaku CERDIK ( Cek Kesehatan secara berkala, Enyahkan Asap Rokok, Rajin Aktifitas Fisik, Diet Gizi Seimbang, Istirahat yang cukup, Kelola Stress),” katanya. (Adv)