Pemprov Banten Bantu Masyarakat Miskin Lewat Khitanan Masal

oleh -28 Dilihat
oleh

PILARBANTEN.COM – Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyelenggarakan khitanan massal yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu yang ada di Provinsi Banten.

Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, bahwa kegiatan khitanan massal merupakan agenda rutin setiap tahun yang diselenggarakan oleh Dinkes Banten. Setiap tahunnya diselenggarakan sebanyak 35 titik yang ada di 8 kabupaten/kota.

“Hari ini (kemarin-red) ada 7 titik, ada yang di Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang dua titik, dan ini di Kota Serang,” katanya.

Baca Juga:  Pj. Gubernur Banten Al Muktabar Lantik Iwan Kurniawan, ST., MM sebagai Pj Bupati Lebak

Ia menjelaskan, khitanan ini diberikan khusus bagi masyarakat yang kurang mampu, paling tidak melalui khitan atau kegiatan ini kesehatan masyarakat sejak dini dapat tercapai.

“Masih banyak anak-anak tidak mampu belum di khitan, maka ini adalah bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat terhindar dari penyakit,” ujarnya.

Dikatakan Ati, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kedokteran, saat ini telah diketahui berbagai manfaat khitan bagi kesehatan, diantaranya:

Baca Juga:  Forum RW Perumahan Puri Anggrek Temui Walikota Serang, Laporkan THM Beroperasi Tanpa Izin

Kesehatan Lebih Terjaga Orang yang sudah dikhitan akan memiliki kemudahan dalam menjaga kebersihan dirinya. Dengan kebersihan tubuh yang jauh lebih terjaga pada area kemaluan setelah dikhitan, maka tubuh pun akan terhindar dari kuman dan bakteri sehingga lebih sehat.

Mencegah Terkena Penyakit Penyakit infeksi saluran kemih dan fimosis adalah beberapa contoh penyakit yang dapat dicegah dengan melakukan khitan. Terkena infeksi saluran kemih yang parah dapat kerusakanmenyebabkan ginjal. Menurunkan Resiko Terkena Kanker

Baca Juga:  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Serahkan LKPD 2023 Unaudited ke BPK

Dengan berkhitan, tidak hanya menurunkan resiko terkena kanker prostat dan kanker penis. Melainkan juga mampu menurunkan resiko terkena kanker serviks pada pasangannya di kemudian hari.(Adv)