Meski Terpilih Secara Aklamasi, Iti Tetap Bakal Diuji Kelayakan Dan Kepatutan

oleh -3 Dilihat
oleh

Serang, – Meski seluruh DPC Demokrat yang ada di Provinsi Banten sudah secara aklamasi memberikan dukungan kepada Iti Octavia Jayabaya untuk kembali diusung melanjutkan kepemimpinannya sampai tahun 2026, proses tahapan Musda ke-IV tetap akan berjalan.

Hal itu dikatakan Kepala BPOKK DPP Demokrat E Herman K seusai menghadiri pembukaan Musda, Senin (11/10/2021) di salah satu hotel di Kota Serang.

Herman mengungkapkan, Musda ini merupakan satu rangkaian yang tak terpisahkan dari tiga agenda utama dalam proses pemilihan ketua DPD Demokrat.

“Sebelum Musda itu ada pra Musda, kemudian Musda, lalu ada pasca Musda,” katanya.

Pada saat Musda ini, para kader dari tingkat DPC menentukan pilihannya untuk calon ketua DPD yang dilakukan pada saat sidang paripurna partai. “Di sana nanti ketua DPD yang lama akan memaparkan hasil kinerjanya selama lima tahun terakhir kepada seluruh pengurus partai,” tambahnya.

Kemudian, lanjutnya, setelah itu dilakukan pemilihan calon ketua DPD. Karena semua DPC sudah sepakat untuk mengusung kembali ketua DPD yang lama, maka tinggal pemberian hasil yang kemudian disampaikan kepada DPP Demokrat.

“Nanti DPP akan melakukan fit and propertes kepada calon ketua DPD ini, apakah layak atau tidak,” ungkapnya.

Pelaksanaan fit and propertes sendiri, lanjutnya, diikuti oleh tiga unsur utama dalam partai, yakni ketua umum, sekjen dan kepala BPOKK partai Demokrat.

“Insya Allah secepatnya akan kami ajukan untuk fit and propertesnya. Mudah-mudahan awal bulan November sudah bisa dilakukan,” ungkapnya.

Setelah lulus itu, tahapan selanjutnya adalah pelantikan atau pengukuhan ketua DPD terpilih, yang dilakukan oleh DPP. “Jadi tidak serta merta Musda ini selesai ketika calon yang diusung sudah aklamasi,” imbuhnya.

Diakui Herman, pelaksanaan Musda di Banten ini sengaja dimajukan dari jadwal yang diagendakan. Hal tersebut dilakukan agar ada persiapan lebih awal yang dilakukan kadernya dalam menyongsong tahun politik 2024.

“Kalau nanti dilaksanakan terlalu mepet dengan tahun politik, dikhawatirkan persiapan yang kami lakukan kurang maksimal,” ungkapnya.(loet)