SERANG, PILARBANTEN.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten (BEKS) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan pegawai, wanita, dan generasi muda.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui dukungan dan keikutsertaan Bank Banten dalam Seminar Literasi Digital bertema “Smart Money Era Digital” yang diinisiasi oleh Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Banten.
Kegiatan tersebut digelar pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Aula Gedung Negara Provinsi Banten, Serang, dan diikuti oleh Pegawai OPD di lingkungan Pemda Provinsi Banten, PKK, DPW, UMKM, serta pelajar dan mahasiswa.
Seminar ini digelar sebagai respons terhadap perkembangan teknologi finansial atau financial technology (fintech) yang memberikan berbagai kemudahan dalam transaksi dan pengelolaan keuangan. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan sejumlah risiko, seperti perilaku konsumtif, pinjaman online ilegal, investasi ilegal hingga judi online.
Karena itu, peningkatan literasi keuangan, khususnya bagi generasi muda, dinilai menjadi hal penting agar masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam menggunakan berbagai layanan keuangan digital.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Banten turut berpartisipasi sekaligus menjadi narasumber untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanan keuangan secara bijak di era digital.
Selain narasumber dari Bank Banten, seminar juga menghadirkan penggiat media sosial serta perwakilan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Provinsi Banten.
Dukungan Bank Banten terhadap kegiatan ini sejalan dengan perannya sebagai Bank Pembangunan Daerah sekaligus lembaga jasa keuangan yang memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Bank Banten menyampaikan bahwa Bank Banten senantiasa berupaya membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan perannya sebagai bank pembangunan daerah.
“Sebagai BUMD, Bank Banten senantiasa bersinergi dengan berbagai pihak. Sebagai pelaku usaha jasa keuangan, kami juga konsisten melakukan edukasi dan literasi keuangan dengan bersinergi bersama berbagai pihak,” ujarnya.
Menurutnya, edukasi literasi keuangan menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan layanan digital. Masyarakat perlu memiliki pemahaman yang memadai agar dapat memanfaatkan kemudahan teknologi finansial secara produktif sekaligus terhindar dari berbagai risiko keuangan digital.
Bank Banten berharap dukungan dan kolaborasi dalam kegiatan literasi digital tersebut dapat memberikan manfaat bagi para peserta, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk semakin cerdas dalam mengelola keuangan di era digital.
“Semoga pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menambah pemahaman para peserta mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak di tengah perkembangan era digital,” pungkasnya.(Loethfi)









