Pilar Banten
  • August 12, 2020
  • Last Update Aug 12, 2020 12:20 pm
  • Indonesia
Hanya Wisatawan Lokal Yang Diperbolehkan Berkunjung Ke Baduy

Hanya Wisatawan Lokal Yang Diperbolehkan Berkunjung Ke Baduy

Lebak, – Kawasan wisata Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten boleh dikunjungi oleh wisatawan di era new normal meski secara resmi wisata adat tersebut belum secara resmi dibuka oleh Pemerintan Kabupaten Lebak.

Wisatawan yang ingin berkunjung ke baduy harus dilengkapi surat keterangan sehat atau surat keterangan bebas virus corona atau COVID-19 dari daerah asalnya.

“Kami tidak masalah wisatawan berkunjung ke sini,” kata Tetua Adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Jaro Saija, Rabu (1/7).

Kendati demikian wisatawan yang diperbolehkan berkunjung ke permukiman orang kanekes tersebut hanyalah wisatawan lokal, itupun mereka diwajibkan menunjukan surat keterangan bebes COVID-19. Sementara wisatawan asing dari luar negeri masih dilarang berkunjung.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.”Kami menolak wisatawan lokal jika tidak dilengkapi surat keterangan sehat juga warga asing,” katanya.

Menurut Saija, pengunjung wisatawan tentu sangat membantu perekonomian masyarakat, karena warga Baduy sejak empat bulan terakhir para pelaku usaha terpuruk. Produksi aneka kerajinan di antaranya kain tenun, souvenir, pernak pernik dan lainya tidak laku akibat tidak ada wisatawan itu.

Meski saat ini, pengunjung wisata ke pemukiman Baduy Luar maupun Baduy Dalam pada era normal baru relatif kecil. Selain itu juga kawasan Baduy sudah tidak ada petugas yang melakukan pemeriksaan suhu tubuh maupun penyemprotan cairan disinfektan.

Mayoritas pengunjung ke destinasi wisata adat baduy itu warga Lebak dan sekitarnya, sebab secara resmi wisata belum dibuka.

“Kami berani membuka wisata ini setelah ada koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat hukum,” katanya.

Sementara, Kepala Seksi Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Usep Suparno mengatakan, meskipun kunjungan ke baduy sudah diperbolehkan, mereka tidak diperbolehka bergerombol atau berkerumun dengan jumlah banyak saat berkunjung. Lalu mereka diharuskan menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

“Kami bisa kembali (buka) secara resmi pariwisata setelah ada rekomendasi dari Petugas Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lebak,” katanya.(Anwar/Teguh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: