Camat di Pandeglang Yang Ajak Warga Pilih Petahana, Dipanggil Bawaslu Besok

Camat di Pandeglang Yang Ajak Warga Pilih Petahana, Dipanggil Bawaslu Besok

Pandeglang, – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang videonya viral mengajak warga memilih calon petahana di Pilkada Kabupaten Pandeglang Irna Narulita dan Tanto W Arban saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan sosial terdampak COVID-19 akan dipanggil Bawaslu besok, Jumat (14/8/2020).

Seorang ASN yang belakangan ini diketahui menjabat sebagai Camat Cigeulis bernama Subro itu akan diperiksa terkait netralitas pejabat negara di Pilkada Serentak 2020.

“Besok yang bersangkutan mulai dipanggil ke Bawaslu besok untuk hari ini mulai dikirim surat undangannya,”kata Komisioner Bawalu Pandeglang Karsono saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2020).

Karsono menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran dan investigasi yang dilakukan oleh Bawaslu tindakan yang dilakukan oleh pejabat eselon III itu telah memenuhi unsur pelanggaran netralitas di perhelatan Pilkada.

“Kalau hasil penelusuran bawaslu ya terpenuhi syarat formil dan materilnya makanya kita lanjut proses penanganan pelanggaran dan tengah ditangani divisi penindakan,” katanya.

Jika pemeriksaan di Bawaslu rampung dan yang bersangkutan diputuskan telah melanggar netralitas ASÑ, pihaknya akan menyerahkan hasil keputusan tersebut ke Badan Kepagawaian Daerah (BKD) untuk ditindaklanjuti proses di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Jika mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang melibatkan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan KASN. Satu hal yang diatur dalam SKB tersebut adalah pemblokiran data kepegawaian bagi ASN yang terbukti melanggar netralitas.

“Kita akan proses sesuai ketentuan dengan berkordinasi dengan BKD dan KASN,” katanya.

Untuk diketahui sebelumnya, dalam video viral yang berdurasi 59 detik itu Camat Cigeulis mengajak warga pada kegiatan penyaluran bansos yang didominasi oleh ibu-ibu itu mendoakan dan memilih Irna Narulita pada 9 Desember mendatang.

Irna dan Tanto sudah merupakan calon kepala daerah yang sudah memiliki tiket untuk maju di periode kedua dengan telah mengantoni dukungan 7 partai yakni partai Golkar, PDI Perjuangan, PAN, Demokrat, Nasdem, PBB dan PKS. Partai-partai pengusung Irna-Tanto cukup berpengaruh dan mendapatkan banyak kursi di DPRD Pandeglang.(Anwar/Teguh)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: