ASTRA Tol Tangerang – Merak Tingkatkan Layanan melalui Keterbukaan Aspirasi dan Keseimbangan Sosial

oleh -14 Dilihat
oleh

SERANG, PILARBANTEN.COM – Badan Usaha Jalan Tol Tangerang – Merak yang dikelola oleh PT. Marga Mandalasakti (MMS) sejak tahun 1989 yang menjadi jalur penghubung antara pulau Jawa – Sumatera dan juga daerah di Banten ini dari awal mula beroperasi hingga sekarang terlihat pertumbuhan ekonomi daerah terus meningkat terbukti dengan aktivitas mobilitas barang dan jasa dalam periode 5 tahun terakhir yang jumlah kendaraan yang melintas di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak meningkat 4,7%. Perekonomian Provinsi Banten terus mencatat pertumbuhan positif pada triwulan II 2022 yaitu sebesar 5,70% (yoy) atau sebesar 0,95% (qtq). Melanjutkan tren pertumbuhan pada tahun lalu. Semakin banyaknya pengembangan pemukiman maupun industri di wilayah Banten (Laporan Perekonomian Prov. Banten, 2022).

Pengamat Ekonomi, Dosen FEB UNTIRTA, Dr. Hady Sutjipto, SE.M.Si menyatakan bahwa Interkoneksi mulai dari Simpang Susun Walantaka diharapkan memberi daya ungkit ekonomi yang baru di Provinsi Banten. Dimana area Banten akan dikembangkan untuk ketahanan pangan dan dari sektor wisata seperti Tanjung Lesung, Sawarna.

“Peningkatan transaksi layanan tol secara teknologi dan efisiensi juga diperlukan untuk diantisipasi ke depan. Contohnya di Bandara sempat ada menggunakan sensor” ujarnya.

Peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) terus dilakukan secara konsisten oleh MMS mulai dari layanan transaksi seperti peningkatan kapasitas di gerbang tol utama (gardu tendem di GT Cikupa & GT Merak), inovasi struk digital (online access). Juga untuk lalu lintas menyiapkan personil tambahan yang terdampak kepadatan dan kesiapan teknisi serta satgas di gerbang yaitu layanan kendaraan operasional beroperasi secara penuh mulai dari tim PJR, Patroli, Rescue, Derek dan Ambulance. Juga upaya layanan konstruksi ialah pekerjaan project pelebaran lajur ke-3 pada Ruas Cikande – Serang Timur yang akan diperkiraan selesai pada Maret 2023.

Hal ini disambut positif dengan adanya pelayanan dan informasi yang luas kepada pengguna jalan yaitu Perwakilan dari Komunitas Transportasi (ILKD), Dede Zaenudin memaparkan bahwa peningkatan ekonomi dibanding di tahun 2009 jalan tol Tangerang – Merak memang kondisinya hancur parah, banyak warung dipinggir jalan sehingga perjalanan mobil paling minim 30 KM/Jam.

“Sekarang Alhamdullilah sudah banyak peningkatan kualitas dan layanan jalan. Sebaiknya juga ASTRA agar mempertimbangkan atau memfasilitasi pembelian kopi secara take away, tidak di gelas. Karena pada jam 4.00-3.00 WIB rentan mengantuk sehingga menyebabkan truk berhenti di bahu jalan” ujar Dede.

Sedangkan keberadaan jalan tol dari sisi sosial selama masa pandemi dan upaya untuk pemulihan kondisi masyarakat sekitar juga tidak terputus. Melalui program 4 pilar tanggung jawab sosial di bidang ekonomi sejak tahun 2016 secara konsisten mendukung pendidikan di wilayah Kab. Serang dan Tangerang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr.H. Asep Nugrahajaya, M.Pd menyatakan bahwa program yang diadakan oleh ASTRA Tol Tangerang – Merak bisa menjadi salah satu pemicu untuk hal yang berkaitan dengan quality improvement di lingkungan pendidikan.

“Mulai dari peningkatan personil, hasil belajar, proses belajar – mengajar, hingga tata kelola sekolah kami rasakan” ujarnya.

Selain itu, pembinaan UMKM juga dilakukan melalui program pemberdayaan masyarakat Kampug Berseri ASTRA (KBA) yaitu diantaranya ialah KBA Cikuasa merupakan lokasi kampung binaan ASTRA Tol Tangerang – Merak ke 2 sejak tahun 2020 hingga saat ini. Terdapat juga KBA Talagasari yang merupakan lokasi binaan ke – 1 ASTRA Tol Tangerang-Merak sejak tahun 2018 – sekarang.

Direktur Teknik dan Operasi ASTRA Tol Tangerang – Merak, M. Adhi Resza mengatakan “Sebagai bagian dari grup ASTRA yang memiliki value Catur Dharma, dimana salah satu dharmanya adalah Sejahtera Bersama Bangsa, kami percaya bahwa dengan keseimbangan antara produktivitas atau portfolio bisnis yang simultan diimbangi dengan kualitas sumberdaya manusia dan tanggungjawab sosial terhadap lingkungan sekitar, akan membawa keharmonisan dan keberlanjutan manfaat bersama”.(teguh)