Alam Ganjar hadiri mimbar demokrasi komunitas muda bicara pemilu

oleh -76 Dilihat
oleh

Pilarbanten.com – Alam Ganjar hadir pada acara Mimbar Demokrasi ‘Komunitas Muda Bicara Pemilu’ yang diadakan di salah satu caffe di Kota Serang,provinsi Banten, Kamis 1 Februari 2024 malam.

Kedatangan Alam Ganjar tidak lain untuk mendengar dan menyerap aspirasi-aspirasi dari masyarakat.

“Saya ini mencoba mengawali dengan kebermanfaatan, jadi saya sebagai telinga untuk menyerap aspirasi-aspirasi,” kata Alam Ganjar kepada awak media.

Lanjut Alam Ganjar, satu hal yang disuarakan maka gemakan suara itu ada contoh orang yang mau mendengarkan.

Baca Juga:  Kesbangpol Kabupaten Serang Deteksi Dini Kerawanan Jelang Pemilu

“Ayo teman-teman apa yang kita lihat disekitar kita berawal dari suara maka gemakan suara itu, karena ada orang yang mendengar,” ujarnya.

Terkait kegiatan, masih dikatakan Alam Ganjar banyak menerima obrolan soal pendidikan, ekonomi dan lainnya.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk teman-teman dan semoga yang hadir bisa menerima intisari kegiatan ini kebermanfaatan,” ujarnya.

“Terkait substansinya juga luar biasa. Saya ke Banten selalu mendapat hal-hal baru dan tadi ada yang menyuarakan terkait lapangan kerja, kemiskinan,” tambahnya.

Baca Juga:  Pilkada Pandeglang, PAN Resmi Rekomendasikan Irna

Masukan-masukan itu, masih dikatakan Alam Ganjar, sebetulnya yang ditunggu. Yang artinya, spirit perjuangan dan suara anak muda masih ada.

“Secara khusus tadi terkait lapangan kerja, karena itu terlihat oleh mata kita dan itu menjadi aspek penting terkait bonus demografi karena lapangan kerja ini harus disesuaikan,” jelasnya.

Menurut dia, perlu adanya jutaan lapangan kerja yang bentuk seperti multi sektor dan multi stekholder agar bisa imbang dan ketemu satu sama lain.

Baca Juga:  Pengajuan Hak Interpelasi Gubernur Banten Terus Bertambah

Oleh karena itu, masih dikatakan dia, perlu adanya pendidikan harus direformasi lagi dan dibentuk.

“Agar penyerapan pokasi itu harus lebih baik dan perlu adanya sistem pokasi yang menuju industri. Itu yang menjadi prolog dasar,” ujarnya.

Disisi lain, ada satu infrastruktur yang sering dilewati yakni soal infrastruktur digital.

“Akses digital menurut saya suatu hal yang esensial,” tandasnya.