Pilar Banten

Yuk Napak Tilas Kejayaan Kesultanan Banten Sambil Nikmati Makanan Khas di Kota Serang

Yuk Napak Tilas Kejayaan Kesultanan Banten Sambil Nikmati Makanan Khas di Kota Serang

Yuk Napak Tilas Kejayaan Kesultanan Banten Sambil Nikmati Makanan Khas di Kota Serang

Kota Serang selaku Ibu Kota Provinsi Banten memiliki situs dan bangunan bersejarah kejayaan kerajaan Kesultanan Banten. Kerajaan Islam terbesar di Pulau Jawa yang berdiri pada sekitar tahun 1526 itu kini lebih dikenal sebagai tempat objek wisata religi.
Bila anda berkunjung dan berwisatan ke Banten Lama tak lengkap rasanya jika tidak menyusuri destinasi wisata sejarah yang berjaya pada masa itu. Selain bisa sekedar berswafoto anda juga bisa belajar sejarah.
Berikut destinasi yang wajib anda kunjungi:

  1. Keraton  Sorosowan
    Pada masa jayanya Banten disebut pula Kota Intan. Bukti itu ditunjukan  di Keraton Sorosowan yang  dibangun mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng  berbentuk intan) pada empat sudut bangunannya. Di atas lahan 3 hektar, keraton ini dibangun sekitar 1522-1526  pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin, pendiri  Kesultanan Banten. Saat ini, bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh.  Namun, masih ada sisa  reruntuhan dinding dan pondasi kokoh.
  2. Istana Kaibon
    Keraton Kaibon dibangun untuk Ratu Aisyah. Sang ratu merupakan ibunda Sultan Syaifudin. Kaibon artinya keibuan. Kala itu Sang Sultan ke-21 itu masih belia, umurnya baru 5 tahun sehingga belum bisa memegang tampuk pemerintahan.
    Arsitektur Keraton Kaibon ini unik karena dikelilingi  saluran air. Keraton Kaibon ini dihancurkan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1832, bersamaan dengan keraton Surosowan. Kini, yang masih tersisa hanya lah gerbang dan pintu-pintu besar yang dikenal dengan nama Pintu Paduraksa yang modelnya khas Bugis.
  3. Benteng Spellwijk
    Pada masa kolonial Belanda tahun 1682, benteng ini merupakan pusat perdagangan rempah di Indonesia sekaligus menjadi penanda berakhirnya era kejayaan kesultanan di wilayah Banten dan sekitarnya.
    Benteng ini memiliki bastion dan sebuah menara pengintai yang di dalamnya terdapat ruangan yang dulunya penuh dengan stok mesiu, dan ada juga ruang khusus untuk menyimpan persediaan senjata.
    Benteng Spelwijk terletak di Jalan Bio Banten nomor 42 Kasemen, Kecamatan Serang, Kota Serang Kasemen, Provinsi Banten.
    Kepala Diskominfo Kota Serang Hari Pamungkas mengatakan selain memiliki destinasi sejarah, Kota Serang juga memiliki makanan khas yang bisa memanjakan lidah para wisatawan. Seperti Rabeg, Rabeg merupakan masakan khas Banten, yang memang sudah sangat terkenal. Pada zaman dulu, rabeg merupakan masakan favorit Sultan Banten, lho! Masakan berkuah yang berbahan dasar jeroan kambing ini memiliki rasa yang sangat gurih dan lezat. Makin sedap disantap selagi masih hangat. Selain Rabeg anda juga bisa mencoba makanan lain yang tak kalah lezat yakni Pecak Bandeng, Sate Bandeng dan Nasi Sumsum. Makanan ini bisa anda dapatkan di beberapa rumah makan di Kota Serang. “Jadi selain kekayaan sejarah maha dahsyat, kota Serang juga memiliki makanan khas yang wajib wisatawa coba,” katanya.(Advetorial Diskominfo Kota Serang)
administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *