Pilar Banten

Sebelum Rampok Emas, Dua WN Malaysia Rampok SPBU di Balaraja.

Sebelum Rampok Emas, Dua WN Malaysia Rampok SPBU di Balaraja.

Serang – Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Novri Turangga mengungkapkan sebelum merampok 6 kilogram emas di Balaraja, Kabupaten Tangerang, dua tersangka MNF (26) dan MI (24) merampok SPBU Balaraja.
Dua tersangka WN Malaysia tersebut tiba di Indonesia pada Kamis 13 Juni 2019. Setibanyak di Jakarta, mereka merental kendaraan jenis Toyota Avanza. Setelah mendapat kendaraan, keesokan harinya Jumat (14/6) keduanya merampok SPBU di Desa Sukamulya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang sekitar pukul 17.55 WIB.
“Kendaraan tersebut yang kemudian digunakan untuk melangsungkan aksi perampokan,” kata Novri kepada wartawan di Mapolda Banten, Rabu (10/7/2019).
Berdasarkan keterangan petugas SPBU, ia mengaku didatangi satu unit mobil berwarna putih. Selanjutnya dari dalam kendaran tersebut keluar dua orang laki-laki yang tidak dikenal langsung menghampiri korban dan salah satunya menodongkan senjata api dan mengambil paksa tas pinggang yang dikenakan oleh korban.
Uang tunai hasil penjualan bahan bakar sebesar Rp4.693.000 berhasil digondol. Setelah itu kemudian para pelaku melarikan diri dengan mobil ke arah Tol Merak.
Petualangan keduanya tidak berhenti di situ. Sabtu (15/6) sekitar pukul 09.19 WIB keduanya merampok toko emas Permata yang beralamat Jalan Raya Serang tepatnya di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Dari Toko Emas tersebut pelaku berhasil menggondol 6 kilogram emas senilai Rp1,6 miliar.
“Tanggal 13 Juni ke sini (Indonesia) tanggal 14 merampok SPBU, besok merampok emas, lalu sorenya kembali ke Malaysia,” katanya. (Anwar/Luthfi)

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *