Pilar Banten

Reaktivasi jalur Kereta Rangkasbitung-Labuan masuk tahap pendataan lahan

Reaktivasi jalur Kereta Rangkasbitung-Labuan masuk tahap pendataan lahan

Serang – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Murtoto mengatakan proyek reaktivasi rel kereta Rangkasbitung-Labuan telah masuk tahap pendataan lahan. Survei tahap awal melalui jalur udara telah dilakukan oleh tim dari Dishub Provinsi Banten.

Pasca survei awal, kata Tri, akan masuk tahap pembebasan bangunan-banguan yang berada di atas rel. Pendataan rel Rangkasbitung-Labuan ini akan mengacu kepada dokumen Grondkaart milik PT KAI.

“Tim telah dibentuk dari Dishub Banten dibantu oleh Biro Infrastruktur melalui keputusan Pergub dan bagian dari pelaksanaan Perpres,” katanya, Kamis (28/2).

Tri menjelaskan untuk reaktivasi jalur kereta api yang dibangun masa kolonial tersebut akan dibagi beberapa segmentasi pengaktifan. Segmen 1 jalur Rangkasbitung-Pandeglang, Segmen selanjutnya jalur Pandeglang-Labuan, kemudian jalur Labuan-Bayah.

“Rencanyanya yang akan dibangun Segmen 1 dulu Rangkasbitung-Pandeglang,” katanya.

Namun, Tri memastikan untuk tahun ini, pihaknya akan fokus pada tahap pembebasan lahan dan bangunan yang berada di atas rel Rangkasbitung-Labuan dan belum masuk tahap pembangunan fisik.”Setelah dibentuk tim dilapangan. Tahun ini pembangunan belum hanya untuk pembebasan lahan dulu,” katanya.

Diketahui, jalur lintas kereta api Rangkasbitung-Labuan dibangun pada tahun 1908 dan ditutup pada tahun 1984 karena kalah oleh mode tranportasi angkutan umum pada tahun itu.(anwar/teguh)

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *