Pilarbanten.com – Kota Cilegon, Banten, Sabtu (2/1). Ratusan masyarakat Cilegon menggelar istighosah dan majelis ilmu di kawasan Pondok Cilegon Indah (PCI)  Masjid Jami’ Raudhatul Jannah,Kegiatan tersebut dilakukan berdoa bersama untuk keselamatan negeri dan menolak politisasi masjid, menolak hoax, menolak narkoba dan menolak radikalisme.

Istigosah dan majelis ilmu tersebut dihadiri oleh sekira 550 orang dari Majelis Istighotsah Lintas Bumi Masjid Raudhatul Jannah, pengurus takmir Masjid Cilegon dan jamaah majelis ta’lim Masjid Raudhatul Jannah (Majelis Al Fath).

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Raudhatul Jannah, Mohammad Komari mengatakan, acara tersebut bertujuan meningkatkan kembali persaudaraan sesama muslim ditengah perbedaan pandangan pilihan pada momentum Pemilu 2019.

Didorong keadaan seperti itu (Pemilu 2019) persaudaraan yang kita utamakan. Dengan ini (istigosah) kita harapkan (persaudaraan) semakin tidak tersekat. Jika pemilu menimbulkan dinamika, sekat dan gesekan, maka malam ini kami berharap dengan ukhuah islamiah sekat bisa hilang. Malam ini kita kuatkan kembali, ukhuah islamiah terus dengan ukhuah insaniah,” kata Komari, Sabtu (3/2/2019).

Komari menuturkan, meski berbeda pilihan, namun harus tetap menjaga tali silaturahmi. Demokrasi mengajarkan perbedaan, bukan perpecahan.

“Semoga istigosah ini mendinginkan hati, mencerahkan pikiran, memperkuat ukhuah dan persatuan,” katanya.

Istigosah dipimpinan oleh KH. Hafidz Ansori didampingi KH. Gufron Abdul Manan, Lc dan KH. Mahyani, Lc dan menghadirkan penceramah KH. Chumaidi dari Anyer, Serang, Banten.
Area lampiran (Red/Anwar)