Ratu Zakiyah-Najib Hamas Fokus Percepatan Program Prioritas Lewat Rapat Eselon II

oleh
oleh

SERANG, PILARBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Zakiyah bersama Wakil Bupati Najib Hamas mengumpulkan seluruh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang, Jumat (13/6/2025), untuk membahas percepatan pelaksanaan program unggulan 100 hari kerja.

 

Pertemuan tersebut diikuti oleh para camat hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bentuk konsolidasi awal pemerintahan baru untuk segera merealisasikan program-program prioritas.

 

Baca Juga:  Gubernur Banten Andra Soni Buka Rapat Tim Pengawasan Orang Asing

Bupati Zakiyah menegaskan bahwa para pejabat harus bergerak cepat dan saling berkoordinasi untuk menjalankan rencana aksi yang sudah disusun.

 

“Harapan kami, seluruh pejabat eselon II dan III bisa segera melaksanakan rencana aksi sesuai dengan tugas masing-masing OPD,” ujar Zakiyah kepada wartawan.

 

Zakiyah mengungkapkan bahwa ada 10 program unggulan yang menjadi fokus dalam 100 hari kerja pertamanya bersama Wabup Najib Hamas. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah penanganan persoalan sampah di Kabupaten Serang.

Baca Juga:  Terima Kunjungan Menteri P2MI, Gubernur Banten Andra Soni Bangun Sinergi Optimalkan Balai Latihan Kerja

 

“Salah satu program unggulan itu adalah penanganan sampah. Kami ingin mewujudkan Kabupaten Serang yang bersih dan bebas sampah secepatnya,” jelasnya.

 

Selain itu, Pemkab Serang juga berkomitmen untuk meningkatkan anggaran insentif bagi guru ngaji, RT/RW, kader Posyandu, dan unsur masyarakat lainnya yang berperan aktif di wilayah masing-masing.

 

“Intinya, ke-10 program unggulan ini harus segera dijalankan di masing-masing wilayah kerja dalam kurun waktu 100 hari,” tegasnya.

Baca Juga:  Buka FGD, Bupati Serang Minta Tingkatkan Indeks Tata Kelola Pengadaan Barjas dari Skor 97,42 Persen

 

Terkait pengelolaan sampah, Zakiyah menambahkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) yang lebih baik dan minim dampak lingkungan bagi masyarakat sekitar.

 

“Insya Allah, sudah kami siapkan. Masih ada beberapa lokasi yang sedang kami diskusikan,” pungkasnya.(Ald/Red)