Pilar Banten

Polda Banten Bekuk Penyedia Jasa Prostitusi Online Berkedok Pijat Tradisional

Polda Banten Bekuk Penyedia Jasa Prostitusi Online Berkedok Pijat Tradisional

Serang – Ditreskrimsus Polda Banten berhasil membekuk penyedia jasa layanan seks Threesome atau berhubungan badan antara 1 laki-laki dan 2 perempuan berinisial YR. Pelaku diciduk di wilayah Bumi Indah, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Tersangka melakukan transaksi melalui media handphone dengan aplikasi Whats App (WA) dan menawarkan jasa seks.

Kabag Wassidik Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Dadang Herli Saputra mengatakan bisnis prostitusi online berkedok pijat tradisional di sebuah Ruko Cluster Sakura. Dari hasil penangkapan YR, yang aktif menawarkan jasa massage plus-plus melalui sebuah aplikasi media sosial (medsos). 

“Tersangka menawarkan jasa massage melalui status WA atas nama Violet, supaya nomor telpon yang ada di kontaknya mengetahuinya,” katanya kepada wartawan, Rabu (3/7).

Dadang menyampaikan, untuk tarif jasa trapis violet massage beragam dengan sistem paket Combo. Untuk Combo 1 Rp 320 ribu, dengan layanan Topless, MMC, Blowjob (BJ), Combo 2 Rp 430 ribu dengan layanam Massage, Topless, Mmc dan BJ. Combo 3 Rp500 ribu Massage dan Body Scrub dan paket Combo 5 jasa seks threesome Rp600 ribu.

“Trapisnya ada 6 orang. Modusnya pijat plus-plus dan mereka menggunakan kode paket combo,” ujarnya

Dadang mengungkapkan penyidik Ditreskrimsus Polda Banten masih melakukan pengembangan atas kasus prostitusi tersebut. Sehingga pihaknya belum bisa menerangkan secara rinci pengungkapan kasus tersebut.

“Untuk beroperasinya sejak kapan, masih kita kembangkan,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal Pasal 45 ayat (1) undang-undang nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pelaku juga akan dijerat dalam Pasal 296 KUHP tentang prostitusiĀ online.(anwar/teguh)

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: