Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Pondok Pesantren Mampu Menjadi Penyangga Ekonomi Syariah Indonesia

oleh -378 Dilihat
oleh

PILARBANTEN.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyebut Pondok Pesantren dapat menjadi penyangga ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Dengan memanfaatkan eksistensinya, Pondok Pesantren mampu menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi umat.

Hal itu dikatakan Al Muktabar pada Musyawarah Besar VI Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten dengan tema “Konsolidasi Organisasi Pesantren Untuk Persatuan Umat” di Aula Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten, Kabupaten Lebak, Rabu (06/03/2024).

“Beberapa hal secara teknis perlu kita implementasikan. Salah satunya bagaimana menggiatkan ekonomi untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” ungkap Al Muktabar.

Baca Juga:  Wagub Andika Instruksikan OPD Bantu Warga Terdampak Gempa

Al Muktabar menjelaskan, Pondok Pesantren dan ekonomi syariah merupakan aspek yang lahir dari kaum muslim. Pondok Pesantren memberikan kontribusi berupa sumber daya manusia dan ekonomi syariah memberikan kontribusi memajukan ekonomi umat Islam.

“Ekonomi pesantren dengan berbagai komoditas yang bisa dikelola bersama ini baik sekali untuk Provinsi Banten ke depan. Dengan terjalin satu kesatuan sumber daya manusia yang kontinyu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemprov Banten Siap Fasilitasi dan Evaluasi Raperda Kabupaten/Kota

Selain UMKM, beberapa komoditas di Pondok Pesantren seperti peternakan dan pertanian akan terus dioptimalkan. Hal tersebut diiringi dengan memperhatikan potensi wilayah Provinsi Banten itu sendiri.

“Sehingga dengan potensi yang dimiliki ketahanan pangan kita, dan roda perekonomian akan terus berjalan,” lanjutnya.

Sementara itu (Presidium) FSPP Provinsi Banten M. Shodiqin menyampaikan, musyawarah ini bertujuan mengevaluasi kinerja forum. Sehingga Pondok Pesantren ke depan mampu mengoptimalkan potensi internal maupun eksternal.

Baca Juga:  Prevalensi Stunting di Banten Ditargetkan Menurun Menjadi 14 Persen Pada 2024

“Musyawarah ini akan mengevaluasi kinerja kita dan mengambil pokok-pokok pelajaran dan kita tuangkan sebagai pedoman langkah mencapai kesuksesan di hari yang akan datang,” pungkasnya.(js/red)