Pilar Banten

Petugas KPPS meninggal dunia bertambah menjadi 3 orang di Banten

Petugas KPPS meninggal dunia bertambah menjadi 3 orang di Banten

Serang – Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meningg dunia saat bertugas di Banten bertambah menjadi tiga orang. Belasan petugas dilaporkan terbaring sakit.

Terkait penyebab gugurnya para pejuang demokrasi itu diduga karena kelelahan. Sebab, proses penghitungan suara selesai hingga dini hari bahkan di TPS 40 Tangsel sampai pukul 12.00 WIB pada Kamis 18 April 2019.

Ketiga petugas KPPS di Banten gugur dalam tugas, yakni Anis Gunawan petugas Linmas KPPS 4 Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. 

Kemudian, Hanafi Ketua KPPS 40 Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, dan Jumri petugas KPPS 19, Kampung Pasir Awi, Desa Sukaraja, Kecamatan Warung Gunung, Kab Lebak.

“Iya laporan terakhir bertambah lagi menjadi tiga orang dari Lebak dan Kabupaten Tangerang,” kata Komisioner KPU Banten Eka Setialakdmana saat dihubungi, Senin (22/4).

Sedangkan Petugas KPPS yang Jatuh Sakit:

  1. Abdul Wahid, petugas TPS 9 Sesa Sindang Mandi, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.
    2.Emi Suhaemi, sekertaris PPS Desa Sindang Mandi, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.
  2. Asep Sopiyana, Ketua PPS Desa Sukasari, Kecamatan Tunjung Teja, Kab. Serang.
  3. Amanurdin, Ketua KPPS 7 Kampung Pabuaran, Desa Cikande, Kecamatan Cikande.
    5.Mustanafah, Petugas TPS 08 Desa Pamengkang Kec. Kramawatu, Kab Serang.
  4. Entum Mahtumah, petugas TPS 8 Desa Kemuning, Kec. Tunjung Teja, Kab Serang.
  5. Sukroni, petugas TPS 11 Sesa Tunjunh Teja, Kec. Tunjung Teja, Kab Serang.
  6. Pendi, petugas TPA 18 Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.
  7. Anis Puad, Petugas TPS 1 Desa Sujung, Kec Tirtayasa.
  8. Sri Wahyuni, petugas TPS 3, Desa, Cilayang, Kecamatan Cikeusal, Kab Serang.
  9. Maesaroh, Petugas TPA 8 Desa Sasahan, Kec. Waringinkurung, Kab. Serang.

“Data-data ini kita telah laporkan ke KPU RI segala hal yang menyangkut bantuan untuk sekedar membantu para petugas ini kami serahkan ke KPU RI,” katanya.

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: