Pilar Banten

Pasca Gempa, Bupati Pandeglang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Pasca Gempa, Bupati Pandeglang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Pandeglang – Bupati Pandeglang, Irna Narulita resmi menetapkan masa status tanggap darurat selama 14 hari pasca gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,9 pada Jumat malam (2/8) di Banten.
Pemkab Pandeglang masih melakukan pendataan rumah rusak dan menghitung kerugian material dampak dari bencana gempa. Diprediksi data rumah rusak akan terus bertambah.
“Tanggap darurat sudah dari tanggal 3-16 agustus 14 hari kedepan,” kata Bupati Pandeglang Irna Narulita, Selasa (6/8).
Hingga saat ini ada sebanyak 551 rumah yang mengalami rusak ringan sedang dan berat, 2 orang tewas dan 18 banguan SD rusak. Prioritas saat ini yakni untuk penyisiran di seluruh wilayah terdampak.
“Mudah-mudahan dengan kami menetapkan status tanggap darurat pemrov Banten bisa membantu kami dan pemerintah pusat bisa membantu kami dengan cepat,” katanya.
Disampaikan Irna, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Penangguoangan Bencana Daerah (BPBD) Banten akan membantu memperbaiki rumah rusak sedang dan ringan. Kemudian pemerintah pusat melalui BNPB dan Kemensos akan membantu membangun rumah rusak berat.
“PUPR, Camat dengan Muspika akan terus mendata sampai by name by addressnya akan segera kamis SK kan supaya pak Gubernur bisa membantu rumah rusak ringan dan sedang. BNPB dibantu kemensos bisa membantu rusak berat,” katanya. (Rey/Teguh)

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *