Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni: Sikap Toleransi Dimulai Dari Keluarga

oleh
oleh

SERANG, PILARBANTEN.COM – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan sikap toleransi diawali dari keluarga. Melalui pengajaran para ibu di tingkat keluarga.

 

Hal itu diungkap Tinawati usai menerima Forum Perempuan Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) di Ruang Rapat Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga:  Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Lepas Jamaah Haji Kloter 54 JKG Kota Cilegon

 

“Silaturahmi ini menunjukkan bahwa di Provinsi Banten kita saling bertoleransi. Saling memegang erat keutuhan umat beragama,” ungkap Tinawati.

 

“Artinya tidak mengkotak – kotakan apapun agamanya, apapun rasnya. Kita adalah warga masyarakat Banten,” tambahnya.

 

Tinawati mengungkapkan, dirinya bersama FPKUB juga akan menyelenggarakan kegiatan sosial pada bulan Desember 2025 dalam rangka menyambut Hari Ibu.

Baca Juga:  Keluarga Besar BPKAD Provinsi Banten Berduka: Abah Sukanta, Driver Kepala BPKAD, Wafat di Hari Libur Usai Jalankan Tugas

 

“Perempuan – perempuan di Provinsi Banten itu harus terus mengedukasi, khususnya ibu rumah tangga untuk mengedukasi sikap toleransi di tingkat keluarga,” pungkasnya.

 

Seperti dijelaskan Ketua FPKUB Provinsi Banten Eti Fatiroh, FPKUB merupakan bagian dari Forum Kerukunan Umat Beragama yang di dalamnya juga ada Forum Generasi Muda Kerukunan Umat Beragama (Forum Gema KUB) dan Forum Mediator Kerukunan Umat Beragama.

Baca Juga:  Gerakan Indonesia Asri, Bupati Serang Ratu Zakiyah Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

 

Dikatakan di Indonesia, baru di Provinsi Banten yang telah berdiri FPKUB. Di dalam FPKUB terdapat perwakilan dari agama – agama yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia. “Nantinya akan dibentuk juga di tingkat kabupaten/ kota,” ucapnya.

 

“Kami silaturahmi untuk mensosialisasikan dan mensinergikan program FPKUB dengan program TP PKK Provinsi Banten,” tambah Eti.(js)