Pilar Banten

Kemeriahan Pawai Budaya HUT Kota Serang Ke-13

Kemeriahan Pawai Budaya HUT Kota Serang Ke-13

Serang – Pemerintah Kota Serang menggelar pawai budaya, di Alun-alun Kota Serang, Kamis (22/8). Acara ini diikuti berbagai kalangan, mulai dari institusi pemerintah, perwakilan kecamatan, lembaga pendidikan, swasta, serta kelompok masyarakat lainnya.

Dalam pawai budaya ini setiap kelompok berupaya menampilkan ragam khas kebudayaan daerah, baik dari sisi kostum maupun atraksi kesenian. Ada juga beberapa intasnsi yang menampilkan kekhasan kostum atau sarana prasarana di lingkungan kerja mereka.

Misalnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang yang turut menampilkan pasukan kuning lengkap dengan beragam alat kebersihan yang biasa mereka gunakan. Tak ketinggalan, Pemkot Cilegon maupun Pemda Kabupaten Serang ikut serta menampilkan pakaian adat khas daerah.

Bahkan Diskominfo mengajak serta Persatuan Wartawan Kota Serang (PWKS) dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), memberikan kenang-kenangan berupa lukisan wajah dengan bingkai berwarna keemasan kepada wali kota dan Wakil Wali kota Serang. Selain itu pula Diskominfo menyajikan penampilan ciamik dengan mengerahkan beberapa dron atau pesawat untuk mendokumentasikan kegiatan dari ketinggian.

Kegiatan pawai ini mendampat sambutan hangat dari peserta maupun warga. “Penasaran pengen lihat pawai budaya. Ingin tahu seperti apa ragam budaya di Kota Serang,” ujar Kholid, salah seorang warga.

Pagelaran Serang Fair 2019

Setelah menyaksikan pawai budaya Wali Kota Serang Syafrudin dan Wakil Wali Kota Serang Subadri bersama ketua DPRD Kota Serang Namin menghadiri acara pembukaan serang fair 2019.

Syafrudin berharap pelaksanaan Serang Fair ini dapat menggali potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat kota Serang. Kegiatan yang digelar selama empat hari ini ditargetkan peredaran uang hingga Rp15 Miliar.

“Tahun lalu tercapai Rp 9 miliar, saat ini target Rp 15 miliar. Mudah-mudahan bisa tercapai, paling tidak lebih dari capaian tahun kemarin,” kata Walikota Serang Syafrudin.

Ia mengatakan rangkaian gelaran Serang Fair 2019 diawali dengan pawai budaya merupakan bukti bahwa kota Serang kaya akan seni dan budaya baik tradisional maupun modern.

“Ternyata banyak seni budaya yang ada di Kota Serang sudah ditampilkan dalam pawai budaya. Ini juga untuk menarik masyatakat kota serang dan untuk masyarakat luar agar berkunjung ke sini (Kota Serang),” katanya.

Sementara, Kepala Disperdaginkopukm Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan bahwa target digelarnya acara ini, untuk mensosialisasikan hasil UMKM masyarakat. “Agar ada interaksi antara pengrajin atau pelaku UMKM dan pengusaha disini,” katanya.

Yoyo berharap, masyarakat dari kota serang maupun luar kota Serang ikut berpartisipasi salam pagelaran Serang Fair tahun ini supaya masyarakat dapat melihat kondisi Kota Serang terutama pembangunan yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

“Potensi-potensi tadi seperti UMKM bisa berkresi dan untuk bisa berpacu untuk bisa meningkatkan usahanya,” ujarnya.(Adv/Kominfo)

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *