Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi, Bank Banten Siap Perkuat Keuangan Seluruh Pemda di Provinsi Banten

oleh
oleh

YOGYAKARTA, PILARBANTEN.COM – Direktur Utama (Dirut) Bank Banten Muhammad Busthami menghadiri apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilaksanakan di Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

Pada kesempatan itu, Busthami mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten atas penghargaannya dalam kategori Creative Financing. Penghargaan diterima oleh Gubernur Banten Andra Soni.

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kreativitas dalam mengelola pembiayaan pembangunan daerah. Atas penghargaan tersebut Pemprov Banten meraih insentif fiskal dari Kemendagri sebesar Rp2 miliar.

Baca Juga:  Sinergi Membangun Daerah, Bank Banten Dukung Penuh Rangkaian HPN 2026 di Provinsi Banten

Busthami mengatakan, Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk sebagai lokomotif utama lembaga keuangan di Pemprov dan beberapa Pemda di Provinsi Banten siap mengambil peran aktif dalam rangka memperkuat keuangan daerah, sehingga apresiasi itu bisa ditingkatkan dan berkelanjutan.

“Bank Banten siap bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Banten serta seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten,” katanya.

Baca Juga:  Tinjau Stand Banten pada Pameran HUT ke-45 Dekranas, Ketua Umum Dekranasda Provinsi Banten Tinawati Andra Soni : Produk Banten Memiliki Daya Saing

Usai menerima penghargaan, Gubernur Andra Soni menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov Banten untuk terus menggali dan mengembangkan berbagai potensi daerah guna mendukung pembiayaan pembangunan.

“Alhamdulillah, malam ini Provinsi Banten mendapat penghargaan Creative Financing. Kami mengucapkan syukur atas apresiasi ini dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mencari serta mengembangkan potensi daerah dalam rangka pembiayaan pembangunan,” ujar Andra Soni.

Andra menjelaskan, salah satu hasil penerapan skema creative financing di Provinsi Banten dimanfaatkan untuk mendukung sektor pendidikan. Melalui kebijakan tersebut, Pemprov Banten dapat membiayai program unggulan yaitu Sekolah Gratis bagi 801 sekolah swasta yang mencakup sekitar 60.500 siswa SMA, SMK, dan SKh swasta.(loethfi)