Pilar Banten

Digusur tanpa difasilitasi, ratusan PKL di Kota Serang geruduk Kantor Wali Kota

Digusur tanpa difasilitasi, ratusan PKL di Kota Serang geruduk Kantor Wali Kota

Tak kunjung ada solusi usai penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL) di Stadion Maulana Yusuf (MY) Kota Serang, ratusan PKL melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Pemerintahan Kota Serang.

Para PKL menilai relokasi PKL Stadion MY ke lapangan Kepandean yang dilakukan oleh Pemkot Serang tidak maksimal. Sebab, lapangan Kepandean yang diproritaskan untuk PKL saat belum dipersiapkan oleh Pemerintah.

Terhitung dari 2 Januari 2019 lalu, PKL sudah tidak berjualan membuat para pedagang mulai kesulitan untuk menghidupi keluarganya lantaran sudah dua bulan tidak berjualan.

Lapangan Kepandean yang dijanjikan pemerintah hanya cukup untuk menampung sebanyak 10 PKL saja, sedangkan jumlah PKL Stadion MY Serang sebanyak 350 PKL.

“Pandean aja hanya untuk 10 orang sisanya gak bisa nempatin. 350 orang PKL jadi tolonglah kasih satu minggu aja menunggu kepandean rapih baru kita pindah. Dulu dari alun-alun barat kita pindah ke stadion pas stadion digusur,” kata Yati salah satu PKL Stadion di depan Gedung Pemkot Serang, Rabu (20/2).

Ia menilai Wali Kota Serang Syafrudin dan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin hanya memanfaatkan para PKL untuk memenangakan kedua pasangan tersebut menjabat menjadi orang nomor satu di Kota Serang.

“Begitu kepilih malah ninggalin ini kan hanya manfaatin kita aja pas pemilihan Walikota. Dulu aja sok-sok blusukan,” katanya.

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *