Pilar Banten

Bupati Sebut Pelaku Penusukan Bukan Warga Pandeglang

Bupati Sebut Pelaku Penusukan Bukan Warga Pandeglang

Pandeglang – Bupati Pandeglang Irna Narulita menyebutkan kedua pelaku penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia Wiranto bukan warga Pandeglang, Banten.

Irna mengatakan, pasangan suami istri tersebut baru merantau dua bulan di Pandeglang. Pelaku berinisil SA merupakan warga Medan, Sumatera Barat dan istrinya FA warga Brebes, Jawa Tengah.

“Sangat tidak diterima oleh akal sehat, sedang dalam pendalaman motifnya, ini bukan kapasitas saya tapi (pelaku) bukan warga Pandeglang,” kata Irna di RSUD Serang, Kamis (10/10/2019).

Ia pun sangat geram dan menyayangkan dengan adanya peristiwa tersebut. Lanjut Irna, peristiwa ini harus betul-betul menjadi sebuah pelajaran bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan stekholder di Pandeglang.

“Betul-betul harus dipelajari bahwa kami terus lakukan pendekatan terus dengan kaum milineal ya, dengan MUI dan seluluh stakholder dibawah untuk jangan sampai kita terhasut dengan paham radikalisme yang sangat membahayakan,” katanya.

Untuk diketahui, peristiwa penusukan terjadi saat Wiranto akan meninggalkan Alun-alun Menes, saat hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar.

Ada empat korban akibat penyerangan yang dilakukan oleh pasangan suami istri yakni Menkopulhukam Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Daryanto, Mantan Ajudan Wiranto H. Fuad yang juga tokoh masyarakat setempat dan Ajudan Dandrem 064 Maulana Yusuf Serang. (Anwar/Teguh)

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *